Untuk Menarik Wisatawan, Kawasan Batik Trusmi Bakal Ditata Ulang

Hartono, Kadisbudparpora Kabupaten Cirebon. Kirno/pojokjabar

Hartono, Kadisbudparpora Kabupaten Cirebon. Kirno/pojokjabar

POJOKJABAR.com,CIREBON – Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Cirebon untuk memajukan pariwisata serta menarik pengunjung di Kawasan Batik Trusmi desa Trusmi, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon dalam waktu dekat akan melakukan penataan.

Penataan tersebut mulai dari pintu masuk gerbang gapura selamat datang di Kawasan Batik Trusmi hingga Buyut Trusmi.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cirebon, Hartono menyampaikan, untuk penantaan kawasan Batik Trusmi sudah akan mulai tahun ini, itupun kalau di setujui.

Dikatakan Hartono, meski anggaran sudah siapkan oleh Provinsi Jawa Barat untuk penataan di daerah Buyut Trusmi, namun di daerah Buyut Trusmi itu hanya terkendala dengan status tanahnya milik pemerintah daerah.

Maka tidak bisa menyerap anggaran oleh karena itu, lanjut Hartono, pihaknya sedang melakukan perubahan dari propinsi Jawa Barat agar anggaran untuk tahun sekarang digunakan untuk penataan wajah depan muka.

“Jadi mulai dari gapura, trotoar kami tata, lampu termasuk irigrasi. Ini sedang diusulkan ke Pemprov Jawa Barat untuk perubahan anggaran. Jadi kebetulan untuk tahun ini, belum ada anggaran,” jelas Hartono, Kamis (14/3/2019).

Disinggung terkait pembebasan tanah, Hartono menjelaskan, kalau untuk pembebasan lahan jadi namun akan di bahas lebih lanjut.

“Memang jalan di situ sempit, tapi kami akan coba dengan desain jalur menjadi satu arah. Karena kalau untuk pembebasan lahan anggarannya itu harus paling tidak mengeluarkan Rp. 52 miliyar,” jelasnya.

“Konsep penataan wajah dulu dari mulai gapura kawasan Trusmi ke utara kurang lebih 200 meteran. Yang jelas nanti kita kordinasikan dengan penduduk lokal,” tandasnya.

(kir/pojokjabar)

loading...

Feeds