Edarkan Obat Farmasi tanpa Izin, FR dan HH di Bekuk Polisi

Polisi bekuk dua tersangka pengedar obat farmasi. Kirno/pojokjabar

Polisi bekuk dua tersangka pengedar obat farmasi. Kirno/pojokjabar

POJOKJABAR.com, CIREBON – Akibat menjual, menyimpan dan mengedarkan obat sedian farmasi, warga Karang Jalak RW 03 RT 06 Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon FR (32) diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon.

Dari tangan FR, Polisi mengamankan barang bukti.

Barang bukti yang diamankan di antaranya, 81 lempeng pil tramadol berisi 814 butir, 3 bungkus besar pil tramadol beisi 285 butir seharga Rp.600 ribu, dan uang hasil penjualan sebesar Rp.400 ribu.

Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto melalui Kasat Narkoba Polres Cirebon AKP Joni mengatakan, kronologis berawal pada hari Sabtu (2/2/2019) sekira pukul 14.30 WIB.

Tepatnya kronologis terjadi di pingir depan Perumahan Kota Alam, Desa Kondangsari, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon.

“Tersangka FR diamankan, berawal pengembangan dari tersangka HH dalam perkara telah kedapatan menjual atau menyimpan serta mengedarkan obat sedian farmasi,” kata Kasatnarkoba Polres Cirebon AKP Joni kepada Pojokjabar.com, Kamis (14/3/2019).

Lanjut AKP Joni, menurut keterangan tersangka HH, obat tersebut didapat dari tangan FR.

Petugas pun berhasil menciduk FR.

Masih kata Joni, dari hasil keterangan, obat tersebut disimpan di rumahnya.

Kemudian, katanya, berhasil ditemukan dalam tas kresek warna hitam.

Tas kresek warna hitam tersebut berada di kamar tempat tidur yang berisi obat-obatan tersebut.

Kemudian tersangka FR dan barang bukti di bawa ke Mako Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Akibat perbuatamya tersangka terjerat pasal yang dipersangkakan pasal 196 Jo pasal 197 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,” tukas Joni.

(kir/pojokjabar)

loading...

Feeds