Bertahun-tahun PKL Duduki Trotoar Jalan Cipeujeh Wetan, Begini Respon Satpol PP

Dodo Kasi Tibum Kecamatan Lemah Abang. Indra/pojokjabar

Dodo Kasi Tibum Kecamatan Lemah Abang. Indra/pojokjabar

POJOKJABAR.com CIREBON – Setelah bertahun tahun membahayakan pejalan kaki, aksi para PKL liar yang menempati area trotoar di Desa Cipeujeh Wetan, Kecamatan Lemahabang, akhirnya direspon oleh pihak Kasi Trantib Kecamatan Lemahabang.

Berawal dari keluhan masyarakat pejalan kaki yang harus mengalah oleh para pedagang liar yang mengambil alih fungsi trotoar di sepanjang ruas jalan poros kabupaten, tepatnya di ruas Jalan Sindanglaut-Pabuaran, tepatnya di Desa Cipeujeh Wetan, Kecamatan Lemahabang.

Pengendara mobil dan motor harus ekstra berhati-hati jika melewati jalan Cipeujeh Wetan Lemahabang.

Selain banyak jalan yang berlubang dalam, juga banyak pejalan masyarakat umum dan anak-anak sekolah berjalan di badan jalan.

Kasi Trantib Kecamatan Lemahabang Dodo, berjanji akan segera berkirim surat kepada Satpol PP Kabupaten Cirebon dan melaporkan permasalahan para pedagang liar yang mengambil alih fungsi trotoar untuk berjualan.

“Besok kami kirim surat pelaporan pada Satpol PP Kabupaten Cirebon, karena untuk penindakan bukan kewenangan Satpol PP Kecamatan Lemahabang,” kata Dodo, Kasi Trantib Kecamatan Lemahabang pada Pojokjabar,com saat ditemui di kantornya, Kamis (14/3/2019).

Dodo menambahkan pihak Satpol PP Kecamatan sudah melakukan pembinaan pada para PKL yang mendirikan bangunan di atas trotoar agar tidak lagi berjualan diatas trotoar karena trotoar khusus untuk pejalan kaki.

“Pedagang yang berjualan di atas trotoar sudah kami tegur, namun membandel, pada saat kami pergi mereka PKL kembali berjualan d iatas trotoar,” jelasnya.

Masih menurut Dodo, permasalahan penyerobotan trotoar oleh para PKL sudah lama, sebelum dirinya bertugas di Kecamatan Lemahabang.

“Kasus PKL liar ini sudah lama, sebelum tahun 2016 sudah ada,” imbunya.

Seperti yang terpantau Pojokjabar.com sepanjang trotoar di wilayah Desa Cipeujeh Wetan dan Desa Lemahabang dipenuhi oleh para pedagang kaki lima yang secara semena-semena merampas hak para pejalan kaki.

(ind/pojokjabar)

loading...

Feeds