Yuk ke Saung Cemara di Pinggir Sungai Cimanis, Obyek Wisata Baru di Desa Putat Kecamatan Sedong Cirebon

Owner Saung Camara Sungai Cimanis Putat Sedong Arni

Owner Saung Camara Sungai Cimanis Putat Sedong Arni

POJOKJABAR.com CIREBON – Masyarakat Kabupaten Cirebon khususnya yang bermukim di Kecamatan Sedong dikagetkan dengan kemunculan beberapa bangunan saung yang terbuat dari kayu dan bambu dengan ornamen bercat pelangi pada sisi sungai Cimanis di Desa Putat Kecamatan Sedong.

Ditunjang dengan panorama alama yang hijau nan sejuk menjadi daya tarik alami yang dimiliki kawasan Kecamatan Sedong yang di aliri sungai Cimanis dari Kabupaten Kuningan Jawa Barat.

Arni 47 tahun ibu rumah tangga yang merupakan anggota komunitas daur ulang Indonesia melakukan terobosan dibantu sang suami menata kawasan semak belukar di sisi sungai menjadi tempat nyaman untuk menikmati suasana alam dengan suara gemuruh air dari aliran sungai Cimanis.

Menurut Arni perempuan paruh baya asal Purwakarta menuturkan berawal dari keinginan berusaha kuliner khususnya olahan ikan dirinya melihat potensi yang ada di pinggir sungai Cimanis, bermodalkan bahan kayu bekas dirinya menata lahan tidak produktif dan membangun saung untuk tempat bersantai di tepi sungai Cimanis.

“Sungai Cimanis sebetulnya memiliki daya tarik, apalagi udaranya sejuk, cocok untuk bersantai dan menikmati suasana yang alami, saung yang kami bangun disini dari bahan daur ulang semua”. Ungkapnya Arni owner Saung Camara pada pojokjabar.com Sabtu (9/3/2019)

Lanjutnya, Arni sejak dibuka satu bulan yang lalu pengunjung saung camara hari demi hari mengalami peningkatan, mungkin karena daya tarik alam yang unik dan alami sehingga masyarakat betah disini sambil menikmati santapan olah ikan tawar.

“Alhamdulillah sudah mulai dikenal oleh masyarakat tidak hanya dari Cirebon, dari Kabupaten Kuningan juga sudah ada yang datang di Saung Camara”. Katanya

https://maps.app.goo.gl/UDp2S

Saung Camara Cirebon

Google Map Saung Camara Cirebon

Sedangakan menurut Cece suami dari Arni mengatakan setelah dibangunnya saung camara, masyarakat pemilik lahan yang berbatasan sudah menawarkan kerjasama dalam memperluas area baik untuk pembangunan saung maupun untuk lahan parkir pengunjung.

“Setelah dibangunnya sauang camara disini, respon positif datang dari warga yang memiliki lahan yang berbatasan, agar diperluas areanya. Ujarnya.

(dat/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds