Tersangka Mengaku Cekik Pacarnya Hingga Tewas, Lalu Kabur ke Jakarta, Ini Alasannya

Tersangka Abdul Rojak yang mencekik pacarnya hingga tewas (ist)

Tersangka Abdul Rojak yang mencekik pacarnya hingga tewas (ist)

POJOKJABAR.com, CIREBON – Kabur ke  Ibu Kota Jakarta usai mencekik korban yang merupakan pacarnya  bernama Eni Resiana yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Korban usai dicekik oleh tersangka Abdul Rojak kemudian korban Eni Resiana sempat dilarikan dirumah sakit Umum Waled  pada tanggal 12 Februari 2019 kemudian pada pukul 23.00.WIB korban meninggal dunia.

Tersangka mengakui, Eni Resiana itu adalah pacar dan barang milik korban masih ada di simpan di rumahnya.

“Eni Resiana itu pacar saya, saya usai mecekik lalu kabur ke Jatinegara Jakarta,”ujar Abdul Rojak

Kejadian berawal pada hari Minggu tanggal 10 Februari 2019 pelaku Abdul Rojak mengajak korban Eni Resiana untuk mabok  minuman sejenis ciu, tuak, obat komik dan trihex.

“Kemudian kondisi dalam keadaan sepi tersangka  langsung mencekik korban TKP di pinggir Sungai Cisanggarung, desa Pesuruan, Kecamatan Pebedilan, Kabupaten Cirebon,” kata Kasat Reskrim Polres Cirebon AKP Kartono Gumilar.

“Kemudian usai mencekik korban, tersangka  mengambil barang milik korban kendaraan roda dua dan lainya,” ujar Kasat Reskrim Polres Cirebon AKP Kartono Gumilar kepada Pojokjabar.com,  Senin (18/2/2019).

Tersangka  bernama Abdul Rojak (22)  warga Desa Pasuruan,  Kecamatan Pebedilan, Kabupaten Cirebon diamankan beserta barang bukti satu sepeda motor Vario warna siver nomer polisi E 5887 NE berikut BPKB dan HP samsung juga 15 kantong bekas komik

“Pelaku usai mencekik korban langsung melarikan diri ke Jakarta. Kemudian pada hari Sabtu tanggal 16 pukul 11.00 WIB. Unit Reskrim Polres Cirebon berhasil menangkap  tersangka Abdul Rozak di tempat persembunyianya  di daerah Tambora Jakarta  Barat,” ujarnya.

Setelah itu tersangka langsung di gelandang di bawa ke Polres Cirebon untuk dilakukan penyidikan.

“Tersangka terjerat pasal yang dipersangkakan 365 ayat 1 KUHPidana ancaman hukuman 12 tahun,” pungkasnya.

 

(kir/pojokjabar)

loading...

Feeds