Tak Mau Kalah, PT KAI Daop III Cirebon Beberkan Persoalan Stasiun Prujakan di Hadapan Eti

VP PT KAI Daop III Cirebon Tamsil Nurhamedi saat memberikan keterangan./Foto: Alwi

VP PT KAI Daop III Cirebon Tamsil Nurhamedi saat memberikan keterangan./Foto: Alwi

POJOKJABAR.com, CIREBON– Stasiun Prujakan Cirebon terus berbenah dalam persoalan penataan lingkungan stasiun seperti ketertiban dan kerapihan parkir, juga kebersihan area sekitar.

Hal tersebut terungkap setelah beberapa petugas dari PT KAI Daop III Cirebon menyambangi Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati di gedung Balaikota Jalan Siliwangi, Selasa (12/2/2019).

VP PT KAI Daop III Cirebon Tamsil Nurhamedi mengungkapkan, Stasiun Prujakan Cirebon penumpangnya sangat banyak.

Tetapi, katanya, persoalan penataan stasiun menurutnya masih belum maksimal ataupun memadai.

“Stasiun Prujakan penumpangnya cukup banyak. Jadi sekarang kondisinya belum memadai. Salah satu upaya kereta api untuk meningkatkan pelayanan, termasuk juga implikasinya. Dampaknya dan manfaatnya untuk wajah kota juga,” kata Tamsil.

Ia juga menjelaskan, persoalan tersebut butuh bantuan pihak lain, yaitu yang memiliki peran strategis yakni Pemerintah Kota Cirebon, karena menurutnya keindahan stasiun juga akan berdampak pada pembangunan Kota Cirebon.

“Tadi juga saya minta masukan pihak Pemkot, problem Prujakan juga naik turun penumpang, terus juga parkir, termasuk penataan lingkungan dan kebersihan,” lanjut Tamsil.

Tamsil juga menjelaskan, saat ini di stasiun Prujakan terjadi naik turun penumpang tiap harinya, yaitu mencapai 1000 orang dan bahkan di hari libur atau weekend mencapai 1.400 orang.

“Kalau Prujakan itu kita rata-rata 1000 penumpang perhari, yang turun juga sekitar 1000. Jadi tiap hari naik turun kita 2000 orang perhari. Kalau misalnya hari libur, itu bisa sekitar 1.400 yang naik dan 1.400 yang turun, jadi sekitar 2.800”¬† pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati mengungkapkan kedatangan PT KAI Daop III merupakan salah satu langkah dari programnya yakni dalam rangka 2 juta wisatawan untuk berkunjung ke Kota Cirebon.

“Kita tetap dalam rangka 2 juta wisatawan yang hadir di Kota Cirebon. Salah satunya kita menata tempat-tempat yang hari ini kedua setelah Kejaksan yaitu Prujakan,” kata Eti.

Selanjutnya, dijelaskannya, pihaknya akan komitmen untuk membangun stasiun Prujakan, yang merupakan salah satu aset dari pemerintah Kota Cirebon, untuk selalu rapih dalam lingkungan, juga bersih dari berbagai sampah.

“Penataan yang disampaikan Pak Tamsil tadi sedikit digambarkan ada penataan parkir, lingkungan hijau juga kebersihan. Jadi intinya kita sama-sama komit untuk bersih dan hijau,” pungkas Eti.

(alw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds