Waspada DBD, Kadinkes Imbau Warga Kota Cirebon Terapkan 3 M

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Cirebon, Edi Sugiarto. (Alwi)

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Cirebon, Edi Sugiarto. (Alwi)

Quick Count Pilpres 2019

POJOKJABAR.com, CIREBON-– Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Cirebon, Edy Sugiarto, mengimbau warga agar menerapkan 3 M (menutup, menguras dan mengubur) saat musim hujan berlangsung.

Dijelaskannya, hal tersebut dapat meminimalisir dampak demam berdarah dengue (DBD), sebab menurutnya musim hujan sangat masif bagi nyamuk-nyamuk berkembang biak di berbagai tempat.

“Biasanya penampungan air. Pokoknya kaleng-kaleng bekas lah. Itu potensial tempat timbulkan nyamuk. Makannya 3 M itu penting. Menguras, menutup, mengubur. Wajib itu,” kata Edy, saat ditemui di kantornya, Jalan Kesambi, Kota Cirebon, Senin (11/2/2019).

Edy pun mengaku, saat ini pihaknya sedang memantau perkembangan masyarakat terkena DBD, dan menurutnya tahun ini DBD di Kota Cirebon turun, bahkan belum ada laporan orang terkena DBD.

“Di Kota Cirebon sendiri Alhamdulillah DBD stabil. Tidak ada  lonjakan di bawah 12. Dan korban terkena, Alkhamdulillah juga tidak ada, karena kami belum menerima laporan,” jelas Edy.

Ia juga mengungkapkan, siklus kehidupan nyamuk berlangsung seminggu, dan menurutnya jika penampungan air seperti bak mandi dikuras sekali dalam dua minggu, menurutnya hal itu aman.

“Siklus hidup nyamuk itu seminggu mas. Jadi kalau kita punya bak mandi, dibersihkan seminggu 2 kali, itu dah aman. Terbebas dari nyamuk. Cuma kadang-kadang kita males,” pungkasnya.

(alw/pojokjabar)

loading...

Feeds