Priben Jeh…Jembatan Penghubung Antar Desa di Atas Sungai Cipager Masih Pakai Bambu

Jembatan bambu di sungai Cipager penghubung Desa Astapada dan Setu Wetan di Cirebon (kirno pojokjabar)

Jembatan bambu di sungai Cipager penghubung Desa Astapada dan Setu Wetan di Cirebon (kirno pojokjabar)

POJOKJABAR.com, CIREBON-– Ironis sekali, masih ada jembatan penghubung yang berada di atas Sungai Cipager menggunakan bambu. Jembatan ini masih digunakan warga sehari-hari.

Jembatan yang terbuat dari bambu ramai dilintasi oleh warga di dua desa yaitu Desa  Setu Wetan, Kecamatan Weru dan Desa Astapada Kecamatan Tengah Tani,  Kabupaten Cirebon.

Jembatan tersebut yang merupakan penghubung antar desa yang berada di aliran Sungai Cipager berada di perbatasan desa antara Desa Astapada dan Setu Wetan.

Menurut pengakuan Julekah (60) jembatan ini dari dulu hingga sekarang seperti itu adanya. Bahkan sejak jaman Belanda sudah ada jembatan itu. Padahal sering ditinjau oleh pihak terkait, namun belum ada respon.

“Kalau dari dulu sudah ada jembatan dan ini  semenjak jaman Belanda juga ada mas,”kata Julekah saat di temui Pojokjabar.com di lokasi, Senin (11/2/2019)

Jembatan yang terbuat oleh bambu kurang lebih panjang 10 meter lebar satu meter, dibangun dengan swadaya msyarakat dan sudah tujuh tahun kondisi jembatan tersebut, seperti ini.

“Kalau yang melintas terkadang mengasih terkadang tidak, uangnya buat betulin kalau ada yang rusak,”ujar Julekah.

(kir/pojokjabar)

loading...

Feeds