Evaluasi 100 Hari Kerja Walikota Cirebon, Ketua DPRD Kritisi Soal Sampah

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cirebon, Edi Suripno. Alwi/pojokjabar

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cirebon, Edi Suripno. Alwi/pojokjabar


POJOKJABAR.com, CIREBON – Ketua DPRD Kota Cirebon, Edi Suripno, menyoroti 100 hari kerja Walikota dan Wakil Walikota Cirebon, yang berakhir pada Maret pertengahan ini, Kamis (7/2/2019).

Dikatakan Edi, peremerintahan Kota Cirebon saat ini persoalan penanganan sampah kurang diperhatikan sehingga kerapkali terjadi penumpukan yang kadang menimbulkan bau tak sedap.

“Loh, kalau masalah sampah aja belum selesai, bagai mana dengan masalah-masalah besar lainnya,” kata Edi Suripno, saat memberikan keterangan di Gedung Balaikota Cirebon, Jalan Siliwangi.

Edi juga mengungkapkan, pihaknya bicara tersebut karena merupakan kritik yang membangun. 100 hari kerja Azis-Eti menurutnya harus aja kejelasan, seperti sampah yang ditutup dan tidak.

“Saya ini cuma mendorong untuk program 100 hari kerja, maka soal ini harus ada, seperti tempat sampah mana yang ditutup dan mana yang enggak,” tambah Edi.

Edi juga mengungkapkan, pihaknya mengomentari itu karena mengakui tiap harinya menerima laporan masuk, yang mengeluhkan di berbagai titik sampah menumpuk serta kadang menimbulkan bau tidak sedap.

“Kan di tempat-tempat utama sering kita terjadi. Sok kirimin gambar ke saya, tiap hari tuh masyarakat komplen mengetahui itu,” pungkas Edi.

(alw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds