Categories: Cirebon

Pohon 700 Tahun di Japura Lor Tumbang, Esoknya Langsung Berdiri Tegak

POJOKJABAR.com CIREBON– Memasuki bulan Februari, wilayah Cirebon diguyur hujan lebat serta angin kencang.

Hal ini mengakibatkan banyak pohon yang tumbang.

Namun ada fenomena alam langka yang terjadi di salah satu wilayah timur Cirebon.

Pohon Bunut yang dipercaya sudah berusia hampir seribu tahun ini tumbang pada hari Jumat sore (2/2/2019).

Namun fenomena langka terjadi sehari kemudian. Pohon yang sempat tumbang dapat berdiri kembali.

Kondisi di lokasi keberadaan Pohon Bunut./Foto: Yon

 

Sontak fenomena langka ini membuat geger masyarakat di wilayah Cirebon, sejumlah fotonya pun mendadak viral di media sosial.

Pohon besar yang terletak di tengah Tempat Pemakaman Umum (TPU Mesigit Lawas) yang berada di Blok Manis Desa Jepura Lor,  Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat.

Juru kunci bersama tokoh masyarakat serta perangkat desa setempat./Foto: Yon

 

Hasil penelusuran awak media Pojokjabar.com, area makam mengalami kerusakan akibat tertimpa batang pohon besar. Warga di sekitar TPU Mesigit Lawas, Nenek Uti (70), sekaligus juru kuncen Sumur Mesigit lawas menuturkan pohon besar tumbang pada hari Jumat sore menjelang magrib akibat angin kencang dan hujan lebat.

“Pohon besar itu roboh sore hari dan pada hari sabtu dipotong agar tidak menutupi jalan”. Tuturnya Nenek Uti pada saat ditemui komplek TPU Mesigit Lawas Japura Lor, Senin (4/2/2019).

Juru kunci bersama tokoh masyarakat serta perangkat desa setempat./Foto: Yon

 

Lanjut Nenek Uti setelah di selesai dipotong ada kejadian aneh, tunggak yang tersisa sepanjang 3 meteran kembali berdiri ketempat semula, seolah olah tidak pernah tumbang.

“Sekitar waktu salat Ashar tunggak yang roboh kembali berdiri disaksikan sendiri oleh para pemotong kayu, ” ucapnya.

Masih di lokasi yang sama, Saleh Bukhori 68 Tahun yang menjabat Ketua BPD Japura Lor mengatakan pohon yang tumbang bisa berdiri kembali ini fenomena alam yang tidak bisa diprediksi.

“Ini fenomena langka, pohon yang sudah tumbang bisa berdiri kembali, ini keajaiban alam,” ungkapnya.

Saleh menyakini jika pohon bunut ini sudah berumur ratusan tahun yang berdiri ditengah TPU Mesigit Lawas yang memiliki historis dengan awal penyebaran agama islam di Cirebon dan historis ini juga diakui oleh pihak Kesultanan Cirebon.

“Pohon ini sangat besar dan tua diperkirakan umurnya lebih dari 700 tahun, karena pihak Keraton Cirebon mengakui jika Japura itu Desa tertua yang ada di Kabupaten Cirebon,” tuturnya.

Ditambahkan Mardiono yang menjabat Kasi Ekbang Desa setempat, mengatakan setelah dilakukan pengukuran terhadap tunggak pohon bunut ini ukuran lingkaran madelingnya hampir 7 meter.

“Setelah diukur lingkarannya 6,90 centi meter, rencana ke depan kami akan biarkan biar tunggak ini tumbuh tunas lagi, agar anak cucu mengetahui jika ada pohon yang umurnya hampir ribuan tahun.” tutupnya.

(yon/pojokjabar)

Maryam

Recent Posts

Miljan Radovic: Terima Kasih Sudah Tampil Memuaskan

Pelatih Persib, Miljan Radovic mengatakan pertandingan melawan Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Senin (18/2/19).

7 hours ago

Selamatkan 1000 Generasi Muda, Puluhan Pengedar Narkoba Diciduk Polisi

Untuk pemakai narkoba ancamannya 12 tahun penjara, untuk bandar atau kurir, seumur hidup dan hukuman mati

7 hours ago

Kasus Kekerasan Seksual di Sukabumi Masih Tinggi, Cek Datanya di Sini

Kasus kekerasan seksual di Kabupaten Sukabumi sampai saat ini masih cukup tinggi. Korban kebanyakan merupakan anak di bawah umur.

7 hours ago

Kabupaten Purwakarta Terlambat Tanam Padi

Target tanam di musim rendeng Oktober 2018 - Maret 2019 mencapai 24 ribu hektare. Namun, sampai saat ini yang sudah…

7 hours ago

Jalan Tengah Agar Cianjur Punya Bupati Definitif

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman terancam tanpa pasangan sampai akhir masa jabatan.

7 hours ago

Empat Kali Berkas Kasus Korupsi Jalan Nangka Dilimpahkan, Kejari Depok Kembali Teliti BAP

Rasuah proyek Jalan Nangka, Kelurahan Sukamaju Baru, Tapos kembali di tangan Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok.

8 hours ago