Ratusan Massa FSPS Cirebon Geruduk PT Jafa Palma Indonesia

Ratusan massa dari FSPS Ferdasi Serikat Pekerja Singa Perbangsa DPC Cirebon gelar ujuk rasa  (Kir/pojokjabar.com)

Ratusan massa dari FSPS Ferdasi Serikat Pekerja Singa Perbangsa DPC Cirebon gelar ujuk rasa (Kir/pojokjabar.com)

POJOKJABAR.com, CIREBON – Ratusan massa dari Ferdasi Serikat Pekerja Singa Perbangsa (FSPS) Cirebon gelar aksi ujuk rasa di depan PT. Jafa Palma Indonesia yang berada di jalur Cirebon Bandung di Desa Kedung Bunder, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Sabtu (12/01/2019).

Dalam aksi ujuk rasa yang dilakukan oleh pengujuk rasa dari Serikat Fekerja Singa Perbangsa DPC Cirebon.

“Kami menuntut kepada perusahaan ketua dan pengurus minta untuk di pekerjakan kembali dan pekerja penyandang disabilitas itu tetap di pekerjakan kembali,” ujar Ari salah satu korlap ujuk rasa.

Tetapi apa kata perusahan tidak mau, perusahan hanya mau di pertimbangkan dan mempertimbangkan. Padahal disabilitas sudah di atur di UU nomer 8 tahun 2016 untuk di pekerjakan sebagaimana mestinya.

“Padahal sudah jelas sudah di atur oleh UU nomer 8 tahun 2016 untuk di pekerjakan sebagai mana mestinya,” ujar Ari.

Karena 1 persen dari 100 orang pekerja harus ada penyandang yang disabilitas. Jadi kita tunggu dan kita akan meminta ke pihak UPTD pengawasan untuk mengeluarkan nota pemeriksaan kusus yang berbentuk.

“Apakah kontrak atau perjanjian kerja waktu tertentu sah atau tidak sahnya harus di lakukann pengujian di UPTD pengawasan ketenagakerjaan,”tegasnya

” Kita melaporkan terkait kontrak kerja mereka bilang kontrak kerja teman- teman habis. Jadi jangan ada alasan itu perusahaan tidak mengerjakan kembali. Makanya kami meminta keadilan yang se adil- adilnya bahwa kontrak kerja harus dilakukan harus sesuai dengan UU nomer 13 tahun 2003 pasal 59,” kata Ari

“Jika perusahan tidak memberikan solusi atas tuntunan kami, maka kita akan mendatangi lagi dan akan menggelar aksi kembali jumblah massa yang lebih besar. Karena perjuangan kita bukan cukup di sini, kita akan gerakan masa lebih banyak,” ucapnya.

Kurang lebih dua jam aksi ujuk rasa, kemudian massa membubarkan diri dengan tertib dan aman. Sementara itu, aksi ujuk rasa di jaga ketat oleh Jajaran Polres Cirebon dan TNI sehingga aksi berjalan tertib dan aman. Hingga massa kembali ke masing -masing.

(Kir/pokokjabar.com)

loading...

Feeds