Janjikan Kerja PNS Degan Uang Ratusan Juta, PNS Asal Kecamatan Gempol Masuk Hotel Prodeo

PNS penipu di Cirebon./Foto: Kirno

PNS penipu di Cirebon./Foto: Kirno

POJOKJABAR.com,CIREBON– Seorang Pegawai Negri Sipil (PNS) di Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon diduga melakukan penipuan dan penggelapan terhadap korban bernama Sanah (42), warga Desa Tegal sari, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon.

Karena korban kesal dan merasa dibohongi oleh tersangka, orangtua korban melaporkan ke Polsek Klangenan Polres Cirebon.

Setelah dalam penyelidikan pihak Polsek Klangenan Reskrim Polsek Klangenan langsung menangkap seorang warga bernama Adek Rosadi yang merupakan PNS di Kecamatan Gempol. Kemudiam langsung dibawa ke Mapolsek Klangenan untuk dilakukan pemeriksaan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Pojokjabar.com, kejadian berawal saat pelaku menawarkan pekerjaan untuk pendaftaran CPNS untuk anaknya dengan tarif sebesar Rp 250 juta dan pelaku Adek Rosadi menjanjikan kepada orang tua korban bahwa setelah satu minggu kemudian anaknya sudah mulai kerja di Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon sebagai honorer.

Kapolsek Klangenan AKP Sukhemi membenarkan adanya laporan warga pada tanggal 19 November 2018 lalu. Kejadian teradi pada Senin (27/8/2018), tepatnya di Blok Makmur desa Serang, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon.

Telah terjadi kasus penipuan dan penggelapan uang, kata Sukhemi sebesar Rp.200 juta yang dilakukan oleh tersngka bernama Adek Rosadi dengan cara tersebut. Awalnya menawarkan kepada korban bahwa pelaku bisa memasukan anaknya untuk menjadi PNS.

“Setelah satu itu, korban menyerahkan uang sebesar Rp 200 juta menjanjikan satu minggu korban menjadi tenaga honorer di Dinas Kesehatan,” kata Kapolsek Klangenan AKP Sukhemi kepada Pojokjabar.com, Jumat (11/01/2019).

Kemudian korban meminta uang kembali kepada korban sebesar Rp.25 juta. Setelah itu pelaku menjanjikan kepada korban penempatan kerja di dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon.

“Hingga sampai dengan sekarang korban belum bekerja sebagai honorer maupun PNS. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian uang sebesar Rp.225 juta,” ujarnya.

Tersangka sudah kami amankan dan sudahdilakukan pemeriksaan, dan dibawa ke Rutan Klas 1 Pelabuhan Kota Cirebon. Selain menamankan tersangka juga sejumlah barang bukti, baju dinas, dan baju batik dan lainya juga diamankan.

“Akibat perbuatanya tersangka dikenakan pasal 378 Jo 372 KUHPidana,” ujarnya.

(Kir/pojokjabar)

loading...

Feeds