Rektor Baru IAIN Syekh Nurjati Akan Bangun Infrastuktur Kampus

Rektor terpilih IAIN Syekh Nurjati Cirebon periode 2019-2023 Dr Sumanta saat ditemui di ruangannya./Foto: Alwi

Rektor terpilih IAIN Syekh Nurjati Cirebon periode 2019-2023 Dr Sumanta saat ditemui di ruangannya./Foto: Alwi

POJOKJABAR.com, CIREBON– Rektor terpilih Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon 2019-2023, Dr Sumanta, dalam waktu dekat pihaknya akan membangun infrastruktur kampus untuk menunjang kenyamanan dan kelancaran mahasiswa dalam belajar.

Sumanta mengungkapkan, hal tersebut disebabkan penting karena transfer of knowledge membutuhkan sarana dan prasarana dalam proses kegiatan belajar mengajar, selama berlangsung di lingkungan akademik.

“Peningkatan kualitas infrastruktur untuk mahasiswa nyaman dalam belajar,” singkat Sumanta, saat ditemui di ruangannya Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (10/1/2019).

Selain itu, rektor dua periode tersebut mengungkapkan, setelah pembangunan sarana dan prasarana nanti akan ada tradisi akhlak bernilai islami di lingkungan Institut Agama Islam Negeri (IAIN), seperti sholat berjamaah bagi para dosen, karyawan ataupun mahasiswa.

“Salah satu contohnya sholat berjamaah. Selain itu juga sebelum rapat karyawan atau dosen baca Al-Quran dulu,” kata Sumanta.

Pria berkopiah dan berkacamata tersebut juga mengungkapkan, ke depan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati yang dipimpinnya itu memiliki tujuan penting, yaitu bagaimana kampus berbasis islami tersebut menjadi solusi atas permasalahan agama di masyarakat, khususnya radikalisme.

“Ke depannya, isu-isu ada di masyarakat harus jadi konsen kita seperti moderasi agama. Kampus harus menjadi solusi atas itu, sehingga menjadi pusat referensi studi keislaman,” imbuh Rektor terpilih Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon 2019-2023, Dr Sumanta.

Sumanta sendiri, menjadi rektor terpilih Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon periode 2019-2023, setelah dipilih Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin, dan mengalahkan 3 calon lainnya lewat penjaringan 7 tim pansel dari Kemenag.

“Kemudian secara rahasia diambil 3 nama dan diajukan kementerian untuk dipertimbangkan. Maka di situ saya diambil dan semua alamiyah,” pungkas Rektor terpilih Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon 2019-2023, Dr Sumanta.

Dari pemilihan tersebut, Dr. Sumanta menilai memiliki nilai lebih yakni penilaian, bukan saja hanya di lingkungan Senat kampus, melainkan pada tataran atas yakni Kementerian.

(alw/pojokjabar)

Revisi paragraf akhir, “persaingan” menjadi “penilaian”

loading...

Feeds