DPRD Kabupaten Cirebon Klaim Disdagin Punya Solusi Soal Pasar Sumber

Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cirebon R Cakra Suseno./Foto: Istimewa

Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cirebon R Cakra Suseno./Foto: Istimewa

POJOKJABAR.com, CIREBON – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cirebon R Cakra Suseno membeberkan hasil rapat kerja evaluasi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin).

Menurut Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cirebon R Cakra Suseno ada permasalahan terkait Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon.

Pasalnya, kata R Cakra Suseno, meskipun bangunan pasar tersebut sudah jadi, namun proses administrasi pelimpahan dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) ke pihak pengelola, yakni Disdagin Kabupaten Cirebon belum beres.

“Jadi ini (penempatan Pasar Sumber, red) hanya persoalan adminsitrasi pelimpahan saja yang belum. Karena harus diserahterimakan terlebih dahulu dari BKAD ke Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin). Keterangan dari Disdagin sih tadi 17 Februari sudah bisa ditempati,” kata Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cirebon R Cakra Suseno usai rapat kerja dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Cirebon, Kamis (10/01/2019).

Cakra sudah meminta agar ada ketegasan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin). Artinya, kata dia, bangunan itu harus diprioritaskan bagi pedagang yang dulu menjadi korban kebakaran.

Menurut Cakra, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Cirebon sudah punya solusi bagi para pedagang yang tidak tertampung nantinya. Salah satunya, yakni membuat tempat seperti Pasar Sampiran yang didorong oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin).

“Jadi harus ada ketegasan dan pola pikir yang sama, apalagi Pasar Sumber ini notabene berada di wilayah perkotaan. Agar pedagang yang tidak tertampung tidak bergejolak,” ujar Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cirebon R Cakra Suseno.

“Insya Allah Pasar Pasalaran selesai di 2019 ini. Karena tadi dibahas anggaran yang hampir Rp 14 miliar untuk sarpras, pengelolaan pasar salah satunya untuk Pasar Pasalaran. Jadi 2019 insya Allah bisa selesai,” tutup Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cirebon R Cakra Suseno.

(kir/pojokjabar)

loading...

Feeds