Pelal Ageng Kanoman, Peringati Malam Kelahiran Nabi SAW

Salah satu barisan ibu-ibu dalam prosesi Malam Pelal Ageng Panjang Jimat. Kir/pojokjabar.com

Salah satu barisan ibu-ibu dalam prosesi Malam Pelal Ageng Panjang Jimat. Kir/pojokjabar.com

POJOKJABAR.com, CIREBON- Keraton Kanoman malam ini telah melaksanakan Malam Pelal Ageng Panjang Jimat di Pendopo Jinem, Keraton Kanoman, Rabu (21/11/2018).

Juru Bicara Keraton Kanoman, Ratu Raja Arimbi Nurtina, mengungkapkan
Malam Pelal Ageng Panjang Jimat merupakan peringatan kelahiran Rasulullah SAW tepat pada malam 12 Rabiul Awal tahun gajah (571 M) di Kota Mekah.

“Artinya malam keutamaan yang besar, yakni malam dimana Gusti Rosul lahir ke dunia,” ujar Arimbi, dalam keterangan tertulisnya yang diterima pojokjabar.com.

Sementara istilah Panjang Jimat, menurutnya berasal dari kata ‘Panjang’ yakni sebuah piring pusaka berbentuk bundar dan besar pemberian Sanghyang Bango pertapa suci dari Gunung Surandil.

“Sedangkan istilah jimat, yakni sebuah benda apapun yang mempunyai nilai sejarah dan nilai pusaka yang harus dijaga,” tambahnya.

Selain itu, ujarnya, Malam Pelal Ageng Panjang Jimat juga merupakan iring-iringan nasi yang diletakan di atas piring panjang, sehingga malam pelal ageng itu disebut malam Panjang Jimat.

“Nasi yang proses memasaknya diiringi solawat inilah yang disebut nasi jimat. Jimat yang dimaksud adalah bacaan solawat yang dipanjatkan kepada Baginda Gusti Kanjeng Rosulullah Saw,” pungkasnya.

(Kir/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds