Ratu Arimbi Nurtina Beberkan Asal Usul Gong Sekate

Gong Sekate di Cirebon

Gong Sekate di Cirebon


POJOKJABAR.com, CIREBON – Keluarnya Gong Sekaten dari Bangsal Ukiran (Gedong Pejimatan) merupakan tradisi yang berlangsung dalam satu tahun sekali tepatnya pada tanggal 07 Muwal-Pat-Ma (Mulud).

Hal tersebut di jelaskan oleh Ratu Raja Arimbi Nurtina, Juru bicara Kesultanan Kanoman Cirebon, Proses keluarnya Gong Sekaten (Gong Sekati) ini menjadi penanda akan dibunyikanya Gong Pusaka tersebut Sabtu (16/11/2018).

Momen keluarnya Gong Sekaten menjadi salah satu kesempatan bagi masyarakat Cirebon dan sekitarnya untuk menyaksikan secara langsung bagaimana wujud rupa gamelan pusaka yang hanya muncul sekali dalam setahun itu.

“Gong Sekaten merupakan seperangkat gamelan pusaka milik Keraton Kanoman Cirebon yang awalnya dari Keraton Demak.” Ujar Ratu Arimbi Nurtina kepada pojokjabar.com ditemui di Keraton Kanoman.

Gamelan Sekaten itu dihadiahkan kepada Ratu Wulung Ayu (putri Sunan Gunung Jati dengan istrinya Nyimas Tepasari dari Majapahit) yang pada saat itu baru saja ditinggal wafat suaminya.

Yakni Adipati Unus atau Pangeran Sabrang Lor, Raja Demak Bintoro kedua setelah Raden Fattah.

“Pada saat Ratu Wulung Ayu hendak pulang ke Cirebon, putri Sunan Gunung Jati tersebet diberikan hadiah oleh Sultan Trenggono, Raja Demak Bintoro ke III. Oleh Ratu Wulung Ayu Gamelan Sekaten itu dibunyikan setiap bulan mulud dalam peringatan panjang jimat,” Tuturnya.

Pada saat Keraton terpecah menjadi dua Sultan, Gamelan Pusaka tersebut jatuh waris kepada Sultan Kanoman Kang Jumeneng Ing Keraton Kanoman dan sampai sekarang.

Gamelan Sekaten (Gong Sekati) masih tetap menjadi tradisi yang dikeluarkan dan dibunyikan pada bulan Mulud untuk menghormati kelahiran Gusti Rosul dan media Islamisasi di Cirebon.

“Gamelan pusaka tersebut menjadi saksi bisu kebesaran tradisi Islam di Cirebon tepatnya di Keraton Kanoman Cirebon. Gong Sekaten hanya boleh dikeluarkan dan diambil oleh abdi dalem Keraton Kanoman dengan disaksikan oleh Sultan Raja Muhammad Emirudin (Sultan Kanoman XII) beserta para Pinangeran Keraton Kanoman.” Pungkasnya.

(Kir/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds