Penjaga Sekolah Dua Kali Cabuli Murid SD, Pelaku Garap Korban di Kebun Belakang Sekolah

Ilustrasi pencabulan

Ilustrasi pencabulan

POJOKJABAR.com, CIREBON –Penjaga sekolah di SD Kedungsana, Kecamatan Plumbon, dua kali mencabuli salah seorang murid yang bersekolah di sana. Pelaku menggarap korban di kebun belakang sekolah.

KM (36) pelaku yang diduga  melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur berinsial M, kini mendekam di tahanan Mapolres Cirebon dan dalam pemeriksaan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Pria berinsial KM (36) sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan di PPA Polres Cirebon sejak Jumat petang (09/11/2018).
Dalam pemeriksaan  awal, pelaku berinsial KM (36) tidak mengakui perbuatannya. Namun, setelah menginap di hotel prodeo  Mapolres  beberapa hari, KM (36) mengakui perbuatannya.

Korban berinsial M, sudah dilecehkan dua kali. Peristiwa terbaru, sekitar pekan lalu. Saat itu masih pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB, korban baru saja tiba di sekolah. KM (36) lalu membujuk rayu korban mengajak ke kebun yang tidak jauh dari gedung sekolah dengan alasan meminta tolong.

Hingga sampai di lokasi yang merupakan kebun itu, KM mulai melancarkan aksinya pada siswi kelas IV SDN Kedungsana, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon ini.

“Kalau dari pengakuan korban, sudah dua kali pelaku melakukan pencabulan. Lokasinya di kebun kosong dekat kuburan, sekitar 100 meter dari sekolah. Kemudian pelaku KM ini, mengancam korban agar tidak menceritakan ke siapa pun dan orang tuanya,” ujar salah satu aparat desa Kedungsana.

“Sudah tiga hari ini M tidak mau berangkat sekolah dan tidak mau keluar rumah. Nempel saja ke saya. Kalaupun keluar juga harus dibujuk dulu,” kata Siti (42) ibu kandung korban.

Menurut Siti, dia menginginkan pelaku dihukum dengan seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku.
“Saya ingin pelaku dihukum seberat-beratnya,” Kata Siti dengan nada kesal.

Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto melalui Kasatreskrim Polres Cirebon AKP Kartono Gumilar menjelaskan, mereka masih melakukan pemeriksaan dan dalam kasus tersebut, pihaknya sedang melakukan pendalaman.

“Kami sedang melakukan pendalaman ya,” singkatnya kepada Pojokjabar.com melalui sambungan telepon.

(kir/pojokjabar)

loading...

Feeds