Terbentuk Implementasi APIP yang Independen Dinilai Lambat, Tak Jalan Maksimal?

Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra./Foto: Rmol

Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra./Foto: Rmol


POJOKJABAR.com, BANDUNG- Kasus korupsi yang menjerat banyak kepala daerah di tanah air mendapatkan tanggapan dari sejumlah elemen masyarakat.

Mulai lembaga pengawas pemerintahan maupun non pemerintahan (Independen).

Satu di antaranya, kasus korupsi yang tengah terjadi di Cirebon.

Kasus korupsi yang melibatkan Kepala Daerah dan Anggota DPRD ini membuat geram banyak pihak, memicu komentar dan respon di khalayak publik.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Profesi Hukum Indonesia (APHI) Jawa Barat Sugianto mengatakan, peran pengawasan Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) yang baru dibentuk sejak empat tahun lalu oleh Kemendagri tidak menjalankan fungsinya secara maksimal.

“Pasca UU no 30 tahun 2014 tentang APIP (Aparatur Pengawas Internal Pemerintah), sudah empat tahun berjalan, sampai sekarang seolah-olah APIP tidak terlaksana dengan baik dan belum diimplementasikan efektif,” terang Sugianto kepada RMOL Jabar (Pojoksatu.id group), Minggu (28/10) malam.

Hal ini, kata Pria yang juga Kandidat Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, terwujud dengan dibuktikannya bahwa masih banyaknya kepala Daerah dan Anggota DPRD tersangkut kasus dugaan korupsi.

Loading...

loading...

Feeds