Profil Sunjaya Remaja, Pernah Nyantri di Babakan Ciwaringin


POJOKJABAR.com, CIREBON– Sunjaya Purwadi Sastramenjadi tersangka dugaan korupsi dalam kasus perizinan proyek dan jual beli jabatan oleh KPK, ternyata saat remajanya pernah nyantri di pesantren Babakan Ciwaringin.

Pria kelahir 1 Juni 1965 tersebut, pernah nyantri, selama tiga tahun, setelah dirinya menamatkan sekolah menengah pertama (SMP) di Desa Beberan, Kecamatan Palimanan.

Selama nyantri, Sunjaya orangnya pendiam dan penurut.

“Dia itu selalu nurut. Dan sering ikut ngaji,” beber Ahmad Bukhori (59), alumni pesantren Babakan Ciwaringin yang seangkatan dengan Sunjaya, Senin (29/10/2018).

Bukhori yang kini menjadi seorang pegawai negeri sipil di lingkungan Departemen Agama (Depag) Kabupaten Cirebon tersebut, tidak menyangka Sunjaya kena tangkap tangan oleh KPK.

“Tidak menyangka. Karena saya dulu kenal dengan dia,” ungkapnya.

Sunjaya Purwadi Sastra

 

Bukhori pun menjelaskan, saat Sunjaya maju kembali menjadi Bupati Cirebon pada periode 2018-2023, para alumni pesantren Ciwaringin banyak mendukungnya.

“Terakhir, melihat Bapak Sunjaya tersebut kampanye di MAN Model Babakan Ciwaringin. Dan di sana banyak alumni yang datang di acara tersebut,” pungkas Bukhori, saat ditemui di Masjid Raya At-Taqwa.

Sunjaya Muda

(alw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds