Polres Cirebon Tangkap Dua Curas dan Satu Penadah

AKBP Suhermanto, Kapolres Cirebon, saat melakukan gelar perkara di Mako Polres. Kir/pojokjabar.com

AKBP Suhermanto, Kapolres Cirebon, saat melakukan gelar perkara di Mako Polres. Kir/pojokjabar.com

POJOKJABAR.com, CIREBON- Polres Cirebon gelar ekspos tiga pelaku dan satu DPO pencurian dan pemberatan bertempat di Makopolres Cirebon, Senin petang (28/10/2018).

Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto, didampingi Kasatreskrim Polres Cirebon, AKP Kartono Gumelar, mengatakan kronologis kejadian pada hari Jumat tanggal 10 Agustus 2018 sekira pukul 00.00 WIB di CV Counter Comlete Seluler, Jalan Pangeran Sutajaya, Desa Pabuaran Wetan, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon.

Di sana, telah terjadi tidak pidana pencurian dan pemberatan yang dilakukan pelaku dengan cara masuk ke ruanganan Counter Seluler, membongkar jendela belakang terbuat dari tembok.

“Kemudian pelaku mengambil dan membawa 46 unit HP berbagai merek yang terletak di gudang dan di estalase. Juga mengambil uang tunai di laci kasir sebesar Rp. 5.304.900.00,” kata Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto.

Kejadian tersebut, sebut kapolres, diketahui oleh saksi Riyanti Safitri saat hendak membuka toko di pagi hari, dan beruntungnya aksi pelaku terekam di CCTV.

“Setelah kejadian pencurian tersebut, Tim Tekab 852 Polres Cirebon bersama dengan unit Reskrim Polsek Pabuaran melakukan penyelidikan,” terangnya.

Kemudian, pada tanggal 23 Oktober 2018, jajaran Tekab 852 Polres Cirebon berhasil menangkap pelaku yang bernama Umar Setiawan (24), warga Desa Kalibuntu, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, lalu menangkap Indra Wali Wardana (19), warga Desa Jatiseeng Kidul, Kecamatan Cilidug, Kabupaten Cirebon.

Dua pelaku terjerat pasal 363 pencurian dan pemberatan KUHPidana hukuman maksimal 7 tahun.

Kemudian, Bendri (18), alamat Desa Darma guna, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, berbekal keterangan saat akan di tangkap ternyata tidak ada di tempat (DPO).

Hingga mrngamankan tersangka Thomy Wilianto (38), warga Desa Losari Lor, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, terjerat Pasal 480 KUHPidana tentang pertolongan terhadap kejahatan dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

(Kir/pojokjabar)

loading...

Feeds