Roemah Djoeang Targetkan 51 Persen Suara Prabowo-Sandi di Cirebon

Relawan Rumah Djoeang saat deklarasi memenangkan Prabowo-Sandi. Dkw/pojokjabar.com

Relawan Rumah Djoeang saat deklarasi memenangkan Prabowo-Sandi. Dkw/pojokjabar.com

POJOKJABAR.com, CIREBON- Relawan Prabowo-Sandi (PAS) Kabupaten Cirebon, yang terjaring dalam Relawan Roemah Djoeang, Minggu (28/10/18), mendeklarasikan kemenangan PAS.

Dikomandoi langsung Panglima Dewan Komando Nasional Rumah Djoeang Prabowo-Sandi, Pius Lustrilanang, kemenangan PAS ditegaskannya menjadi keharusan untuk 2019 mendatang. Karena, terbentuknya relawan PAS, dalam payung Rumah Djoeang untuk meraih kemenangan.

Sementara untuk target paling realistis di Kabupaten Cirebon, ucap Pius, ketika berkaca pada pemlihan presiden tahun 2014 lalu, meraih persentasi 51 persen sudah menjadi angka cukup untuk bisa memenangkan PAS.

“Kalau melihat dari Pilpres tahun 2014 kan di Kabupaten cuma meraih 38 persen. Sedangkan kalau kita targetkan 60 persen tuh saya pikir berat. Biar bisa menang cukup 51 persen,” ungkapnya, kepada sejumlah awak media, usai mendeklarasikan kemenangan PAS di hadapan ratusan relawan dari Kabuapten Cirebon.

Untuk bisa meraih 51 persen tersebut, faktor kemenangan berada di TPS. Maka, upaya yang dilakukan adalah dengan cara merekrut sebanyak mungkin kordinator TPS di seluruh TPS di Kabupaten Cirebon.

“Yang bertugas untuk membentuk komunitas sesuai kemampuan. Ketika kemampuannya hanya memberikan suara kita dan keluarga, sudah cukup, silakan” tuturnya.

Akan tetapi, dari hasil komunikasinya saat deklarasi, ia meyakini, relawan tidak hanya ingin menjadi simpatisan saja, tetapi relawan sudah mau menjadi koordinator. Yang artinya, suara wajib dari lingkungan keluarga sudah dipastikan diberikan untuk PAS.

Dengan dipertemukannya dalam deklarasi, memberikan semangat bagi relawan bahwa mereka tidak bekerja sendirian. Ini tegas dia, nyata hari ini ditemukan oleh mereka, ada orang yang sama di kelurahan atau desa dan kecamatan lainnya.

“Mereka sadar bahwa ada banyak relawan, dan mereka tidak bekerja sendiri,” tambahnya.

Kemudian, untuk memenangkan PAS, pihaknya menekankan agar bisa memaksimalkan keberadaan gadget. Karena saat ini, informasi bisa secepat kilat diterima melalui system online.

“Cara kita, berbasis online. Gedget ini tanpa batas. Saat ini sudah menghimpun relawan mendekati empat ribu relawan dan target kita, di Wilayah III Cirebon ini, akhir Januari mencapai 60.000 relawannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Dewan Komando nasional Rumah Djoeang Prabowo-Sandi Dapil Jawa Barat, Hery Susanto, mengharapkan setiap TPS memiliki data berbasis online. Melalui Roemah Djoeang pelaksanaan pemilihan nanti, bisa meminimalisir, terjadinya kecurangan. Karena hasilnya tidak perlu menunggu sampai selesai diumumkan oleh KPU. Karena, secara nyata nanti relawan yang masuk secara nasional akan tersambung dan memberikan informasi.

“Ini nyambung bahkan bisa dibaca oleh kandidat capres dan cawapres Prabowo dan sandiaga Uno. Dengan begini, akan meminimalisir, terjadinya kecurangan, dan kita yakini, PAS menang,” pungkasnya.

(dkw/pojokjabar)

loading...

Feeds