Sopir Angkot di Kota Cirebon Berang, Ojol Mulai Langgar Titik Jemput Penumpang

Para ojeg online sedang berkumpul menunggu penumpang depan SMPN 4 Kota Cirebon. Alwi/pojokjabar.com

Para ojeg online sedang berkumpul menunggu penumpang depan SMPN 4 Kota Cirebon. Alwi/pojokjabar.com

POJOKJABAR.com, CIREBON- Ojeg Online (Ojol) di Kota Cirebon mulai melanggar lokasi penjemputan penumpang, yang sudah dipasang pada titik-titik tertentu.

Seperti di sebelah Timur SMPN 4 Kota Cirebon, Jalan Pemuda, titik penjemputan bagi angkutan daring telah dilanggar ojeg online.

Akibatnya, tiap hari dengan sopir angkot, mereka berebutan penumpang yang seolah tidak ada mengatur keefektifannya.

Akhir 2017 lalu, padahal keduanya dimediasikan oleh Polres Cirebon Kota (Ciko) serta memutuskan beberapa kesepakatan. 

“Saya tiap hari menyaksikan sendiri. Puluhan ojeg online melanggar titik penjemputan yang sudah disepakati,” ujar Wanadi (38), salah satu sopir Angkot Kota Cirebon, Selasa (16/10/2018).

Wanadi mengungkapkan, keadaan tersebut membuat beberapa sopir angkot yang lain merasa berang karena hak-hak mereka diambil para ojeg online.

“Kalau protes ya kami juga protes. Toh tiap hari mereka sering mengambil hak-hak kami. Bukankah itu pelanggaran?,” terangnya.

Saat ini, para sopir angkot tersebut berharap kepada pihak kepolisian agar mengatur lagi keefektifan serta memberi pembekalan bagi ojeg online.

Titik jemput penumpang bagi ojeg online

Titik jemput angkutan online di Cirebon yang harus disepakati driver ojeg daring. Alwi/pojokjabar.com

(alw/pojokjabar)

loading...

Feeds