Roland Ronaldi Masih Bungkam Berikan Keterangan Perusakan Buku Merah

Kapolres Cirebon Kota (Ciko), AKBP Roland Ronaldy./Foto:  Alwi

Kapolres Cirebon Kota (Ciko), AKBP Roland Ronaldy./Foto: Alwi

POJOKJABAR.com, CIREBON- Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Roland Ronaldy hingga saat ini sulit ditemui. Ia jarang di Mako Polres untuk bisa memberikan keterangan kepada wartawan mengenai dugaannya merusak barang bukti KPK.

Tahun 2017, Roland ditengarai melanggar kode etik menjadi penyidik KPK saat mengungkap tersangka Basuki Hariman terduga suap kasus daging sapi.

Roland diduga merusak sejumlah lembaran kertas buku merah, milik Basuki Hariman yang berisi laporan sejumlah uang masuk ke petinggi Polri.

Saat pojokjabar.com meminta keterangan di lingkungan Polres Cirebon Kota (Ciko), salah satu petugas kepolisian mengatakan Roland masih tugas di luar kota.

“Ada apa nyari kapolres. Beliau nggak ada di sini, lagi ke luar kota,” ujar sumber tersebut mengatakan, Senin (15/10/2018).

Hingga dihubungi lewat sambungan selulernya, Roland tidak bisa membalas dan kadang nomornya tidak aktif.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, sebelum dipromosikan menjadi Kapolres Cirebon Kota (Ciko), Roland sempat menjabat penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Karena dugaan melanggar kode etik, ia dikembalikan lagi ke institusi Polri dan menerima promosi menjadi kapolres di Cirebon Kota (Ciko).

(alw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds