Innalilahi Wainalirojiun, Tidak Dibelikan Motor,  Pelajar SMP Nekad Gantung Diri

AW (14) saat akan di makamkan oleh keluarganya. Foto: Kirno/pojokjabar.com

AW (14) saat akan di makamkan oleh keluarganya. Foto: Kirno/pojokjabar.com

Cari Aman

POJOKJABAR. Cirebon  – Pelajar SMP AW (14) di Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, lantaran keinginanya memiliki sepeda motor tidak dapat di penuhi oleh orang tuanya.

Paman korban Masduki, mengatakan, saat dirinya mau ke kamar mandi di rumah korban, melihat keponakannya sudah tergantung dengan mengunakan seutas tali, tak menunggu lama pihaknya langsung menurunkan korban dan membawanya ke Puskesmas terdekat, namun nyawanya tidak dapat tertolong.

” Pas saya mau ke kamar mandi, melihat AW sudah tergantung, langsung saya turunin dan bawa ke Puskesmas terdekat,” tutur Masduki kepada pojokjabar.com Jumat (12/10/2018)

Berdasarkan informasi yang dihimpun pojokjabar.com, korban nekat mengakhiri hidupnya, sempat meminta sepeda motor kepada ayahnya, namun karena keterbatasan ekonomi, ayah korban tidak bisa memberikan keinginan anakanya itu.

Kemudian Erawan ayah korban sempat membuat surat pernyataan menolak diotopsi karena dianggap sudah takdir dan tidak akan menuntut siapapun atas kejadian ini, dan saat ini korban salah satu pelajar SMP tersebut sudah di makamkan di TPU desa tersebut.

“Kami menerima dengan musibah ini dan kami menolak korban di otopsi karena tidak ada tanda tanda bekas luka,” ujar Erawan.

(kir/pojokjabar)


loading...

Feeds

Pepen saat meninjau sejumlah tempat di Mustika Jaya (ist)

Pepen Peringati Sejumlah Pejabat

WALI Kota Bekasi Rahmat Effendi menjawab tindak lanjut Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Ombudsman RI Jakarta Raya Noreg 0617/IN/VII/2018/JKR, dengan …