Semangat Anti Korupsi Roland Ronaldy Dipertanyakan Praktisi Hukum Kota Cirebon, Begini Katanya

Agus Prayoga SH (tengah), usai pencoblosan calon Walikota dan Wakil Walikota Cirebon 27 Juni 2018./Foto: @agusprayogash

Agus Prayoga SH (tengah), usai pencoblosan calon Walikota dan Wakil Walikota Cirebon 27 Juni 2018./Foto: @agusprayogash

POJOKJABAR.com, CIREBON- Praktisi hukum Kota Cirebon, Agus Prayoga SH, mempertanyakan semangat anti korupsi AKBP Roland Ronaldy.

Roland Rolandy menjabat sebagai Kapolres Cirebon Kota (Ciko), setelah ia keluar dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai penyidik.

Setelah diduga merusak beberapa lembar barang bukti keuangan milik Basuki Hariman, tersangka dugaan kasus suap daging sapi kepada Irjen Pol Tito Karnavian, praktisi hukum tersebut memandang Roland sebelah mata.

“Ya. Sudah viral beritanya. Jadi menjadi Kapolresta itu karena bonus tah?,” ungkap Agus kepada pojokjabar.com, lewat pesan singkatnya, Kamis (11/10/2018).

Agus menilai, saat ini Roland tidak akan berani mengampanyekan semangat anti korupsi di Kota Cirebon, atau wilayah hukum Polres Cirebon Kota (Ciko).

“Dulu, waktu dia baru menjabat sebagai Kapolresta, saya pernah  berharap banyak kasus trotoar dan lainnya bisa trungkap. Eh, sampai sekarang malah sirna dan ternyata punya latar belakang cerita seperti itu. Hehehe…,” gelegak Agus, sesudah itu tidak membalas lagi pertanyaan pokokjabar.com bagaimana menurut pandangan hukumnya.

(alw/pojokjabar)

loading...

Feeds