Kapolres Cirebon Kota Punya Dugaan “Skandal” Saat di KPK, Praktisi Hukum Ini Bilang Tak Disangka

Kapolres Cirebon Kota (Ciko), AKBP Roland Ronaldy. Alwi/pojokjabar.com

Kapolres Cirebon Kota (Ciko), AKBP Roland Ronaldy. Alwi/pojokjabar.com

Cari Aman

POJOKJABAR.com, CIREBON- Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Roland Ronaldy, saat di KPK diduga memiliki skandal yang membuat dirinya dikembalikan lagi pada institusi kepolisian.

Saat ini Ajun Komisaris tersebut menjabat di kepolisian Kota Cirebon, sebagai Kapolres Cirebon Kota (Ciko). Serah terima jabatannya juga dilakukan pada 30 Maret 2018.

Dengan kalimat kecewa, serta tidak disangka, praktisi hukum Kota Cirebon, Agus Prayoga SH, menyayangkan hal tersebut.

“Dulu, waktu dia baru menjabat sebagai Kapolresta, saya pernah berharap banyak kasus trotoar dan lainnya bisa terungkap. Eh, sampai sekarang malah sirna dan ternyata punya latar belakang cerita seperti itu,” ungkap Agus, lewat pesan singkatnya, Kamis (11/10/2018).

Agus pun lalu mempertanyakan, jabatan kapolres yang dijabat mantan penyidik KPK tersebut. “Jadi menjadi Kapolresta itu karena bonus tah?,” lanjutnya.

Informasi berhasil dihimpun pojokjabar.com dari induk medianya yakni Jawa Pos, Kapolres Cirebon Kota (Ciko) AKBP Roland Ronaldy diduga merusak beberapa lembar barang bukti milik Basuki Hariman, terduga gratifikasi.

Saat ini, AKBP Roland Ronaldy sulit ditemui untuk meminta keterangan, terkait kebenaran kasus tersebut.

(alw/pojokjabar)


loading...

Feeds

Pepen saat meninjau sejumlah tempat di Mustika Jaya (ist)

Pepen Peringati Sejumlah Pejabat

WALI Kota Bekasi Rahmat Effendi menjawab tindak lanjut Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Ombudsman RI Jakarta Raya Noreg 0617/IN/VII/2018/JKR, dengan …