Oknum Guru SDN Kebon Baru 7 Berbuat Cabul, Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Kejaksan Langsung Angkat Suara

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi


POJOKJABAR.com, CIREBON – Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon Sofi mengatakan terkait kasus tindakan asusila (pencabulan, red) yang diduga pelakunya oknum guru.

Awalnya guru tersebut dipindah tugas ke kantor Dinas Pendidikan (Disdik).

Namun setelah adanya laporan orang tua korban, kasus tersebut langsung ditangani pihak kepolisian.

“Setelah mendengar adanya kasus tindak asusila oknum guru tersebut sempat dipindah tugas, tapi karena sudah masuk laporan ke pihak kepolisan kasusnya langsung ditangani, kabarnya juga oknum gurunya sudah ditahan, kalau nanti terbukti bersalah bisa saja dilakukan pencopotan status kepegawaiannya,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, AD melakukan pelecehan terhadap muridnya dilakukan tiga hari berturut – turut di dalam gedung serba guna SDN Kebon Baru 7.

Pelaku Pencabulan di Cirebon

Pelaku, AD (50), memakai baju tahanan beredar di grup WA./Foto: Istimewa

 

Mengenal sosok AD (50) terduga pelaku pencabulan seorang siswi berinisial VAA (9), merupakan seorang guru olahraga di SDN 7 Kebon Baru Kota Cirebon, keseharian AD memang dikenal mudah bergaul dengan anak didiknya.

Sehingga orang tua siswa tidak menyangka AD melakukan perbuatan bejat terhadap anak didiknya sendiri.

Menurut saksi yang kesehariannya berada di sekolah tersebut, SE (25), mengenal AD seorang guru yang cukup baik dan mudah bergaul dengan anak-anak.

pencabulan (ilustrasi)./Foto: Istimewa

pencabulan (ilustrasi)./Foto: Istimewa

 

Pihaknya sempat tidak percaya AD diduga telah melakukan perbuatan tidak senonoh kepada seorang siswi.

“Gak sangka aja, mas, kalau kesehariannya sama anak-anak baik-baik aja, gak ada tampang kalau AD pelaku pencabulan,” tutur SE yang meminta namanya disamarkan.

pencabulan

ilustrasi

Menurut salah satu orang tua siswa, pihaknya telah melihat foto pelaku AD terduga pencabulan yang sudah tersebar dengan mengenakan baju tahanan di kantor polisi melalui grup WhatsApp (WA) .

“Iya saya tadi lihat foto pelaku AD, fotonya udah tersebar di grup WA, saya jadi khawatir sama anak saya yang masih duduk di bangku sekolah dasar,” tutur salah satu orang tua siswa.

 

pencabulan

ilustrasi

(dat/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds