Nasi Lengko Masuk Rekor ORI, PJ Wali Kota Cirebon Bilang Gini

Sekitar 3000-an warga Kota Cirebon berkumpul bersama memecahkan rekor makan nasi lengko terbanyak yang digelar di Jalan Siliwangi Sabtu (15/9) sore./Foto: RC

Sekitar 3000-an warga Kota Cirebon berkumpul bersama memecahkan rekor makan nasi lengko terbanyak yang digelar di Jalan Siliwangi Sabtu (15/9) sore./Foto: RC

Cari Aman

POJOKJABAR.com, CIREBON– Masih dalam suasana peringatan Hari Jadi ke-649 Kota Cirebon, berhasil terukir sebuah rekor baru Original Rekor Indonesia (ORI).

Sekitar 3000-an warga Kota Cirebon berkumpul bersama memecahkan rekor makan nasi lengko terbanyak yang digelar di Jalan Siliwangi Sabtu (15/9) sore. Pemecahan rekor ORI makan nasi lengko terbanyak tersebut dihadiri PJ Walikota Cirebon Dedi Taufik beserta pejabat lainnya.

Ketua Panitia Hari Jadi Cirebon Ke 649, Abdullah Syukur mengatakan, pemecahan rekor makan nasi lengko menjadi salah satu upaya memperkenalkan makana khas Cirebon di tingkat nasional.

“Nasi lengko merupakan makanan khas yang perlu digaungkan keberadaannnya di kancah nasional. Selain rasanya yang cocok di lidah masyarakat Indonesia, keunikan lainnya karena nasi lengko ini sangat simpel dan merakyat,” paparnya.

PJ Wali Kota Cirebon Dedi Taufik mengapresiasi pemecahan rekor makan nasi lengko tersebut.

Terlebih lagi pemecahan rekor ORI ini menjadi rangkaian spesial dari Hari Jadi Cirebon tahun ini.

“Mari kita ramaikan pesta rakyat ini bersama-sama,” ajaknya.

Presiden ORI Agung Elvianto berharap pemecahan rekor makan nasi lengko terbanyak ini dapat membuat kuliner Indonesia, khususnya kuliner khas Cirebon terkenal sampai ke nasional atau bahkan internasional.

“Nasi lengko ini sangat unik. Makanan yang sangat sederhana tapi punya cita rasa khas yang tidak ada duanya,” ujarnya.

Ia berharap nasi lengko bisa jadi kebanggan Cirebon dan Indonesia, serta menjadi ikon kuliner di Indonesia.

“Harapan kami dengan ini mudah-musahan kuliner nasi lengko bisa jadi kebanggaan Cirebon dan Indonesia. Nasi lengko ini punya potensi untuk bisa menjadi ikon kuliner Indonesia ke depannya,” katanya.

Pada kesempatan itu, Dedi Taufikdinobatkan sebagai Bapak Pemerhati Kuliner UKM Indonesia dan Bapak Seni dan Budaya.

(myg/RC/pojokjabar)

 


loading...

Feeds