Parah, Kuwu di Cirebon Ini Terjerat Kasus Hukum, Jabatannya Masih Aktif?

Ilustrasi Korupsi.

Ilustrasi Korupsi.


POJOKJABAR.com, CIREBON– Akibat kasus korupsi, Kuwu ini harus berurusan dengan hukum.

Ia sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kuwu Desa Winong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon ini dinonaktifkan hingga waktu yang belum ditentukan.

Baca: Mahfud MD Sebut Dua Nama Cawapres NU Ini Bebas Korupsi, Ini Namanya

 

Berdasarkan informasi di lapangan, Kuwu Desa Winong Sahroni, telah dinyatakan tersangka oleh tipikor Polres Cirebon akibat kasus korupsi yang dilakukannya, Kamis (16/8/2018).

Hingga Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Cirebon telah memberhentikan sementara dari jabatan Kuwu.

Hal itu dibenarkan Camat Gempol Suharto saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Baca: Kasus Korupsi RTLH di Cilodong, Koruptor Ina Dituntut Paling Berat

 

Menurutnya, kasus Kuwu Desa Winong sudah sangat lama.

Hanya saja baru saat ini telah dinyatakan tersangka oleh Tipikor Polres Cirebon.

“Kita sudah ada keputusan dari pemerintah daerah untuk segera menonaktifkan Kuwu Desa Winong, karena sudah dinyatakan tersangka. Sehingga saat ini sudah dinonaktifkan sampai waktu yang belum ditentukan,” kata Suharto, Camat Gempol kepada awak media, Rabu (15/8/18).

Baca: Soal Dua Kasus Dugaan Korupsi, Kejaksaan Kota Sukabumi Jangan Kendor

 

Lanjutnya, untuk mengisi kekosongannya di Pemerintahan Desa Winong agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu, pihaknya telah mengangkat Plt Kuwu sampai Kuwu mempunyai ketetapan hukum tidak bersalah.

Menurutnya, kasus kuwu Desa Winong sudah lama berlanjut ke ranah hukum yang dilaporkan oleh masyarakatnya serta didampingi salah satu lembaga swadaya masyarakat di Kabupaten Cirebon.

Dikatakannya, pihaknya sudah beberapa kali mengingatkan, namun tidak pernah diabaikan Kuwu.

Baca: Dua Kasus Dugaan Korupsi Ini Jadi Target Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi

 

“Saya sebagai camat sudah beberapa kali untuk mengingatkan permasalahan itu, namun kuwu tidak pernah mengindahkan sehingga akibatnya seperti ini,” ujarnya.

Dirinya berharap kepada pemerintahan Desa Winong untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat meski sudah tidak ada Kuwu, karena sudah ada Plt Kuwu yang sudah ditunjuk dan sudah ada surat keputusannya (SK).

(dkw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds