Kota Cirebon Semakin Krisis Lahan untuk RTH, Ternyata Ini Penyebabnya

Jalan Pemotongan Yang dinaungi pohon. Foto: Alwi/Pojokjabar.com

Jalan Pemotongan Yang dinaungi pohon. Foto: Alwi/Pojokjabar.com

POJOKJABAR.com, CIREBON– Pemerintah Kota Cirebon, pada tahun ini menargetkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) diangka 20 persen dari luas wilayah 37.54 Km kubik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, Abdul Syakur, mengungkapkan saat ini RTH di Kota Cirebon baru mencapai 11 persen.

Karena itu, diungkapkan Syakur, pihaknya untuk menarget angka itu ke depan DLH akan menggunakan lahan kosong milik pemerintah kota untuk ditanami pohon.

“Nanti di tingkat RW kita akan gunakan lahan kosong milik Pemkot dengan metode Urban Farming dengan menanam pohon,” ungkap Syakur, Sabtu (7/7/2018).

Urban Farming sendiri, jelas Syakur, merupakan metode penanaman pohon di tempat terbatas, di antaranya di tingkatan RW.

“Yang menjadi kendala kita untuk mencapai itu, adalah anggaran seperti pembebasan lahan. Tapi kita berkomitmen di tahun 2018 ini 20 persen bisa mencapai target,” terangnya.

Syakur sendiri menilai, untuk Kota Cirebon yang menjadi kota RTH, menurutnya peran serta masyarakat dapat membantu untuk mewujudkan program itu.

“Kami minta segenap masyarakat dapat membantu menanam pohon di lahan kosong, dalam berapa pun luasnya,” tutupnya

(alw/pojokjabar)

loading...

Feeds