Kerupuk Lambak, Cemilan Pelengkap Santapan Lebaran Diburu Masyarakat, Stok Penjualan Bertambah?

Kerupuk Lambak, H-3 lebaran yang kini diburu masyarakat. Foto: Alwi

Kerupuk Lambak, H-3 lebaran yang kini diburu masyarakat. Foto: Alwi

Cari Aman

POJOKJABAR.com, CIREBON– Berada di Jalan Kanoman, Kecamatan Lemahwungkuk, banyak orang mengantre di jalan demi mendapat bahan makanan atau cemilan kesukaan yang bisa disajikan ketika lebaran.

Lebaran sudah diperkirakan jatuh pada 15 Juni ini.

Masyarakat Kota Cirebon kini tampak memburu bahan makanan ataupun cemilan di toko-toko yang menyediakan oleh-oleh khas Cirebon.

Baca:

Harga Sayur dan Daging Ayam di Pasar Kanoman Relatif Stabil, Alasannya Bikin Terkejut

Suryati (42) misalnya, perempuan asal Kota Cirebon ini ia datang ke Pasar Kanoman untuk mencari kerupuk Lambak demii bisa disajikan bersama santapan lebaran.

“Misalnya dengan opor. Kerupuk Lambak ini enak dimakan karena sama-sama terbuat dari daging,” ungkap Suryati, saat ditemui di lokasi pasar, Selasa (12/6/2018).

Kerupuk Lambak, H-3 lebaran yang kini diburu masyarakat. Foto: Alwi

Kerupuk lambak yang terbuat dari ini kulit kerbau ini, terus diburu masyarakat selain rasanya enak juga khas Cirebon.

“Meski sulit untuk mencari kerupuk lambak yang terbuat dari kulit kerbau, tapi dari segi bentuknya kini tidak berubah sesuai dengan yang aslinya,” tambah Suryati.

Kerupuk Lambak, H-3 lebaran yang kini diburu masyarakat. Foto: Alwi

Sementara, penjual kerupuk Lambak Jalan Kanoman, Nur Aisyah (46), dirinya mengaku H-3 lebaran ini stok kerupuk lambak per harinya terus bertambah karena banyaknya permintaan dari masyarakat.

“Kalau rame, sehari itu kita bisa menghabiskan 10 Kg. Sedangkan yang 1 Kg aja kerupuk Lambak harganya Rp 190.000,” ungkapnya.

Kerupuk Lambak, H-3 lebaran yang kini diburu masyarakat. Foto: Alwi

Kerupuk Lambak, H-3 lebaran yang kini diburu masyarakat. Foto: Alwi

(alw/pojokjabar)


loading...

Feeds

Libur Lebaran, TPS Liar Mulai Bermunculan di Bekasi

Pemkot Bekasi Tutup 88 TPS Liar

Sejak 2014, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi telah menutup 88 Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar dari 120 yang tersebar secara …