Gerebek Dua Orang Terduga Teroris di Cirebon, Pengebangan dari Wilayah Tambun Bekasi?

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Budi Maryoto saat memberikan keterangan terkait penangkapan dan penggeledahan rumah kontrakan terduga terorisme di Desa Jemaras Kidul, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon. Foto: Alwi

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Budi Maryoto saat memberikan keterangan terkait penangkapan dan penggeledahan rumah kontrakan terduga terorisme di Desa Jemaras Kidul, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon. Foto: Alwi

Cari Aman

POJOKJABAR.com, CIREBON– Gerebek dua orang terduga teroris di Cirebon, merupakan pengembangan dari wilayah Tambun Bekasi, Jumat (18/5).

“Dua terduga ini, merupakan pengembangan dari wilayah Tambun Bekasi,”  jelas Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, seperti dilansir Rmoljabar.co.

Budi menambahkan, penangkapan di wilayah Cirebon, yakni di dua wilayah Cirebon, di kota dan kabupaten Bandung.

Seperti sudah diberitakan, salah satu terduga teroris ditangkap di Kota Cirebon dengan inisial H ternyata memiliki hubungan dengan salah satu terduga teroris yang ditangkap satuan Densus 88 dari Mabes Polri di Desa Jemaras Kidul, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, yakni S, pada Kamis (17/5/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Hubungannya yakni keduanya merupakan kelompok JAD (Jam’iyah Ansharut Daulah) yang didirikan oleh Aman Abdurrahman yang kini masih mendekam di balik jeruji besi dengan vonis 9 tahun atas tuduhan melakukan tindak teror.

“Untuk yang di Kota Cirebon kami silent dulu, yah,” ungkap Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Kamis (17/5/2018).

Baca:

Dua Terduga Teroris Cirebon Jaringan JAD, Eh Polisi Malah Bilang Silent Dulu

Foto-foto Gerebek Terduga Teroris Jaringan JAD, Istri Kabur Pakai Motor

Terkuak! Ini Ciri Penampilan Istri Terduga Teroris Jemaras Kidul

Menurut Budi, antara H dan S, memiliki hubungan yakni keduanya disebut-sebut pada saat pemeriksaan salah satu pelaku bom Thamrin, Sarinah, Jakarta, yang terjadi pada 14 Januari 2016 lalu.

“Pada saat dimintai keterangan salah satu pelaku bom Sarinah, ternyata menyebut-nyebut nama H dan S. Setelah kami selidiki, ternyata ada H dan S di Cirebon. Maka kami lakukan penangkapan keduanya,” terang Irjen Pol Budi.

Pada dimintai keterangan mengenai barang bukti yang didapat dari H, Irjen Pol Budi tidak bisa memberi keterangan.

“Nanti saja, karena ini masih dalam penanganan,” ungkapnya.

(mar/alw/pojokjabar)


loading...

Feeds

Kegiatan Alfamart Class. (ist)

Alfamart Class Hadir di Sejumlah SMK

DALAM rangka ulang tahun ke-19 Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya gelar pelatihan pemasaran di sejumlah sekolah kejuruan. Kegiatan tersebut serempak …