Mitos Setan Budek, Sering Makan Korban di Perlintasan Kereta

Petugas saat membawa jenaza korban kecelakaan kereta api. Foto: Dede/pojokjabar

Petugas saat membawa jenaza korban kecelakaan kereta api. Foto: Dede/pojokjabar

Cari Aman

POJOKJABAR.com, CIREBON – Pria tanpa identitas ditemukan tewas setelah ditabrak Kereta Api, di KM 213+1 Cangkring yang masuk wilayah desa Wotgali, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Kamis (22/2/18) sekitar pukul 08.30 Wib.

Informasi yang berhasil dihimpun pojokjabar.com menyebutkan, pria dengan perawakan gemuk, kulit putih dan diperkirakan berusia 40 tahun tersebut tewas tidak jauh dari stasiun Cangkring.

Kapolres Cirebon, AKBP Rosto Samudra melalui Kapolsek Plered AKP Budi Hartono, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Hal yang dilakukan pihak Kepolisan menurut Budi, langsung melakukan evakuasi korban ke RSUD Gunung Jati untuk proses medis.

“Tanpa identitas, kepala nya juga tidak dikenali, karena kondisinya hancur,” kata Budi kepada awak media.

Budi menghimbar kepada seluruh warga masyarakat yang merasa kehilangan dengan ciri-ciri perwakan gemuk dan umur sekitar 40 tahunan, agar segera menghubungi pihak Kepolisian di Polsek Plered, Polres Cirebon.

Sementara warga setempat Indra (37) mengatakam di lokasi tersebut sering memakan korban jiwa, lantaran warga yamg sedang melintas tidak mengetahui datangnya kereta api. Menurut mitos yang berkembang, adanya setan budek yang menutup kuping calon korbannya, sehingga tidak mendengar suara kereta yang akan melintas di jalur tersebut.

“Sering kejadian disini, orang ketabrak kereta, kata warga sini, kupingnya ditutup setan budek jadinya gak dengar suara kereta, padahal kalau kereta mau lewat pasti bunyiin klasonnya, tetep aja gak kedengeran,” ujar Indra

(dkw/pojokjabar)


loading...

Feeds

Syahrini

3 Alasan Syahrini Belum Juga Menikah

Penyanyi sensasional Syahrini membeberkan alasan kenapa dirinya belum menikah hingga saat ini. Dia mengaku punya tiga alasan belum menikah meski …