VIDEO! Diduga Alami Cikungunya, Pasutri Lansia Desa Adi Dharma Dibawa ke RSUD Arjawinangun

Su'ud (80), laki-laki lansia yang puluhan tahun tinggal di tenda sedang dibawa petugas rumah sakit ke RSUD Arjawinangun untuk diperiksa kesehatannya. Foto: Alwi/pojokjabar.com.

Su'ud (80), laki-laki lansia yang puluhan tahun tinggal di tenda sedang dibawa petugas rumah sakit ke RSUD Arjawinangun untuk diperiksa kesehatannya. Foto: Alwi/pojokjabar.com.


POJOKJABAR.com, CIREBON– Pasangan suami istri lansia, Supemi (60) dan Su’ud (80), yang hidup puluhan tahun di tenda akhirnya diangkut ke RSUD Arjawinangun untuk diperiksa kondisi kesehatannya, Selasa (30/1/2018).

Sebelumnya, pasutri ini sudah mengalami sakit selama 4 tahun. Akibatnya, mereka tidak tidak bisa keluar tenda dan berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Pojokjabar.com, pasangan lansia ini dalam tiap harinya bergantung pada salah satu orang yang berada di depan tenda. Selain itu juga, kadang kepada masyarakat sekitar yang merasa belas kasihan kepada dua pasutri lansia tersebut.

Sekitar pukul 17:00 WIB, akhirnya kedua lansia, Supemi dan Suud, berhasil diangkat oleh pemerintah daerah menggunakan tandu dan dibawa ke mobil menuju RSUD Arjawinangun.

Menurut Wakil Bupati Cirebon, Selly A Gantina, pihaknya akan mengurus Supemi dan Su’ud dengan berkoordinasi dengan unsur terkait seperti seperti Dinas Sosial dan pemerintah Desa Adi Dharma, Kecamatan Gunung Jati.

Berita terkait: Pemkab Cirebon Datangi Pasutri Lansia Desa Adi Dharma

“Sebelum kami amankan ke rumah panti jompo, sebelumnya kami cek dulu kondisi kesehatannya, karena kan kedua orang tersebut mengalami sakit,” terang Wakil Bupati Cirebon, Selly A Gantina kepada pojokjabar.com.

Diduga Selly, bahwa yang paling parah sakitnya dari pasutri lansia tersebut adalah bapak Su’ud, yng mengalami demam dan panas.

“Dari sakit-sakit yang dialami bapak Su’ud, diduga mengalami cikungunya, karena ia demam-demam dan panas,” lanjut Selly.

Sementara itu, Syahroni, mantan Sekdes Desa Kalisapu mengungkapkan, kedatangan kedua lansia tersebut masyarakat tidak tahu awal mula mereka tinggal di situ. Dilanjutkan Syahroni, suami dari Supemi, bukan warga Kalisapu melainkan dari Indramayu.

“Ya masyarakat di sini tidak tahu menahu awal rimbanya kedua lansia tersebut datang dan tinggal di sini. Mereka tiba-tiba saja mendirikan tenda dan menetap di sana,” ujar Syahroni sambil menunjuk tangannya ke tenda Supemi dan Su’ud.

Hingga kini, kedua pasutri lansia tersebut sudah dibawa ke RSUD Arjawinangun untuk diperiksa kondisi kesehatannya.

(alw/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds