Kepala Satpol PP Cirebon Jelaskan Konfirmasi Batasan-Batasan Pemilu, Seperti Ini

Kepala Satpol PP Kota Cirebon, Andi Armawan /Foto: net

Kepala Satpol PP Kota Cirebon, Andi Armawan /Foto: net


POJOKJABAR.com, CIREBON– Belum ada kabar terkait batasan-batassan yang dilarang dari penyelenggara pemilu. Begitu pengakuan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Cirebon, Andi Armawan, Kamis (28/12) malam.

“Hingga saat ini belum ada konfirmasi terkait batasan-batasan yang tidak diperkenankan pemasangan APK juga batasan tahapan pilkada,” tuturnya kepada media.

Hal itu disampaikannya beberapa saat setelah mendapat informasi mengenai penertiban APK berupa baligho dan spanduk kandidat bakal calon pilkada di sebuah daerah di Jawa Barat.

“Kalau mengenai Baligho dan spanduk beberapa bulan yang lalu sudah pernah kami lakukan pengamanan, jauh sebelum daerah lain melakukan hal itu,” tegas Andi.

Andi juga menambahkan pihaknya sangat menyayangkan bagi para kandidat bakal calon pemimpin di kota Cirebon yang masih menggunakan cara-cara gratisan dan bahkan merusak dan mengganggu ketertiban umum.

“Masa ingin jadi calon pemimpin cari yang gratisan,” ujar Andi.

Belum lagi, imbuh Andi, hingga saat ini masih mempertanyakan izin pemasangan baligho dan spanduk yang merusak ketertiban umum, apalagi memasangnya di pepohonan. Oleh karena itu, kata Andi, Satpol PP menunggu batasan larangan dan tahapan pilkada yang ditetapkan, baik dari KPU maupun dari Panwaslu.

(mar/rmol/pojokjabar)

.

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds