Sejarawan Cirebon Sebut Pemerintah Omdo Peduli Budaya dan Nasib Sejarah

Prosesi Panjang Jimat. Sejarawan Cirebon Sebut Pemerintah Omdo Peduli Kebudayaan dan Sejarah

Prosesi Panjang Jimat. Sejarawan Cirebon Sebut Pemerintah Omdo Peduli Kebudayaan dan Sejarah


POJOKJABAR.id, CIREBON- Sejarawan Cirebon sebut Pemerintah Kota (Pemkot) tidak peduli dengan kebudayaan dan nasib sejarah Cirebon. Pasalnya, sampai saat ini Pemkot belum jelas mengurusi pembangunan Museum Diorama Cirebon.

Mustaqim Asteja, pemerhati sejarah sangat menyayangkan sikap Pemkot tidak mempunyai visi membangun budaya dan sejarah Cirebon.

“Masalahnya kan Walikota kita kan tidak punya visi ke budaya,” ungkap Mustaqim, ketika diwawancarai saat selesai Panjang Jimat Keraton Kanoman, pada Sabtu (2/12/2017) dini hari.

Dijelaskannya, Museum Diorama Cirebon bukan bertempat pada Gedung British Americcan Tobacco ( BAT) Jalan Pabean, melainkan bangunan di samping Timurnya, yaitu bekas pemerintahan kolonial Belanda.

“Itu bukan di BAT nya tapi di gedung eks residen,” jelas pendiri Komunitas Kendi Pertula ini.

Selain itu, Mustaqim juga menyebutkan, kepedulian Pemkot terhadap kebudayaan dan Sejarah Cirebon hanya omong kosong karena pembuatan draft pembentukan Museum Diorama sudah selesai tapi tidak ada pengerjaan.

“Cuma kan permasalahannya pemerintah kita tidak punya greget ke budaya. Cuma omdo. Draft nya itu kan sudah selesai,” tandasnya.

Seperti diketahui, pada acara Panjang Jimat Walikota Cirebon Nasrudin Azis hadir menyaksikan, tetapi ketika diwawancarai dirinya tidak menyinggung Museum Diorama Kota Cirebon yang diagendakan dibangun sekitaran Cangkol.

(alw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds