Menelusuri di Balik Bekas Air Siraman Gong Sekaten: Jodoh, Kepintaran, dan Penyembuhan

Dua orang sedang mengisi plastik dan jerigen dengan bekas air siraman atau cucian Gong Sekaten Keraton Kanoman. Mereka memercayai air bekas siraman dan cucian Gong tersebut memiliki keberkahan.

Dua orang sedang mengisi plastik dan jerigen dengan bekas air siraman atau cucian Gong Sekaten Keraton Kanoman. Mereka memercayai air bekas siraman dan cucian Gong tersebut memiliki keberkahan.


POJOKJABAR.com, CIREBON – Memburu bekas air siraman Gong Sekaten di Keraton Kanoman tidak pernah sepi dari pengunjung.

Orang-orang dari berbagai daerah menyaksikan ritual dan pelaksanaan Maulid yang turun temurun diwariskan Sunan Gunung Jati sebagai penyebar Islam di Jawa Barat.

Maulid sendiri, memiliki arti kelahiran, sebagaimana Nabi Muhammad SAW hadir di dunia sebagai seorang rasul untuk menjadi panutan seluruh umat.

Maka Maulid atau Muludan ini arti bememperingati kelahiran seorang utusan Tuhan untuk membawa risalah bagi alam.

gong sekaten

Siang dengan terik matahari tidak terlalu menyengat menjadikan acara Muludan keraton Kanoman disesaki pengunjung berbagai daerah.

Sepanjang jalan dimulai dari gapura Pasar Kanoman, baik tua, muda, dan anak-anak ingin menyaksikan acara tahunan ini.

Dan paling menarik adalah berbagai jajanan makanan khas Cirebon juga barang antik banyak dipamerkan dan jual di sini.

Loading...

loading...

Feeds