Tolak Kenaikan Harga BBM, GMNI Cianjur Lakukan Audiensi dengan DPRD

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Cianjur saat berorasi di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur. (Foto: Hakim/RC)

POJOKJABAR.id, Cianjur – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dari DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Cianjur berorasi di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur.


Dalam orasinya, puluhan mahasiswa itu menyampaikan penolakannya terkait keputusan pemerintah yang menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Selain itu, mereka pun meminta agar ada tim khusus untuk melakukan pengawasan penyaluran BBM.

“Ketika subsidi masih ada, mobil mewah menggunakan BBM bersubsidi, bahkan subsidi sudah dicabut juga masih ada. Itu artinya, fungsi pengawasan tidak berjalan,” kata Ketua DPC GMNI Kabupaten Cianjur, Muhammad Rizki Novriandi.

Rizki juga menyampaikan bahwa pihaknya pun menyerahkan surat fakta integritas mengenai penolakan kenaikan harga BBM dan meminta memberantas mafia migas.


Baca Juga : Tarif Baru Angkot di Cianjur Masih Tunggu SK Bupati

“Kita meminta agar mafia migas diberantas dan juga KPK agar mengusut kemana mengalirnya dana BBM bersubsidi ini,” tegasnya.

Atas tuntutannya tersebut, pihaknya memberikan tenggang waktu hingga awal bulan depan. Namun, jika belum ada respon. Pihaknya akan menggelar aksi yang lebih besar.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Deden Nasihin mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan rapat pimpinan dengan sejumlah fraksi di DPRD Kabupaten Cianjur berkaitan dengan kenaikan harga BBM.

“Intinya kami memahami situasi kebatinan masyarakat Indonesia yang keberatan dengan kenaikan harga BBM saat ini yang turut berdampak terhadap kenaikan bahan pokok lainnya,” tuturnya.

Pihaknya pun akan menyampaikan hasil dari audiensi dengan pihak GMNI Kabupaten Cianjur ke Pemerintah Pusat agar ada tindaklanjut. (rc/pojokjabar)