Bupati Cianjur Perintahkan Tiga Instansi untuk Evaluasi Bangunan Sekolah Rusak

Bupati Cianjur, Herman Suherman. (Ist)

POJOKJABAR.id, Cianjur – Banyaknya bangunan sekolah dari mulai Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Cianjur, yang rusak akhirnya menjadi sorotan Bupati Cianjur, Herman Suherman.


Melihat hal tersebut, Herman memerintahkan kepada tiga instansi seperti Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Bappeda dan Asisten Daerah (Asda) Kabupaten Cianjur, untuk melakukan evaluasi secara keseluruhan dari SD hingga SMP.

“Ada di satu daerah di Cianjur, sekolahnya kelebihan, satu lagi kekurangan. Kita akan lihat dulu akan proposionalkan, apakah akan disatukan atau ditambah. Termasuk di Cikalong sama,” ujar Bupati Cianjur, Herman Suherman.

Pihaknya pun menjanjikan akan sesegera mungkin menindaklanjuti bangunan sekolah tersebut. Disamping itu, Herman pun tidak memungkiri masih banyak bangunan sekolah rusak di Cianjur.


Baca Juga : BPNT Berupa Tetelan Daging Sapi di Cianjur Diprotes Warga

Ia tidak ingin membangun sekolah dengan asal dan kejadian serupa tidak kembali terjadi karena kondisi bangunan yang tidak sesuai.

“Jadi jangan percuma direhab tapi muridnya tidak ada. Kalau ada yang rusak, tapi muridnya tidak ada percuma,” terangnya.

Selain itu, menurut orang nomor satu di Kabupaten Cianjur ini, rusaknya bangunan sekolah tidak berpengaruh terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Enggak. IPM itu 25 tahun ke atas. Tidak berpengaruh. Tapi kedepannya, bakal anak-anak sekarang akan berpengaruh. Sehingga anak-anak sekarang harus sekolah, karena yang sekarang warisan yang terdahulu,” paparnya.

“Solusinya PKBM. Dulu hanya sembilan yang terakreditasi, tapi sekarang sudah 100 lebih, sehingga anak-anak lulusan paket B dan C,” jelasnya.

“Sementara, ini tidak akan lama. Jika hasil lapangan perlu dibangun, kita bangun. Kalau tidak kita merger,” tutupnya. (rc/pojokjabar)