Harus Waspada, Banyak Benang Layangan di Jalanan Cianjur Ancam Pemotor

Benang layangan yang hampir menjerat Robi warga Kecamatan Karangtengah saat melintas di Jalan KH Abdullah Bin Nuh. (Istimewa)

POJOKJABAR.id, Cianjur – Bermain Layangan memang menjadi hal yang menyenangkan untuk anak-anak di Kabupaten Cianjur.


Namun benang yang dipakai untuk bermain layangan itu ternyata bisa membahayakan masyarakat khususnya pengendara roda dua yang melintas di jalanan.

Belum lama ini, Robi (27) yang merupakan salah seorang warga Kecamatan Karangtengah, hampir saja terjerat benang layangan saat berkendara di Jalan KH Abdullah Bin Nuh Kecamatan Cianjur.

Baca Juga : Plesiran ke Bromo tanpa Izin, Sejumlah Kepala Sekolah SMP di Cianjur Bakal Kena Sanksi


Menurut informasi, saat perjalanan pulang dari tempatnya bekerja, Jumat (5/8/2022) sekitar pukul 16.30 WIB, ia terkena jatuhan benang layangan yang tidak terlihat dirinya saat melintas di jalan tersebut.

Beruntung Robi dapat menangkis benang layangan yang sempat membuat kelupas lapisan spion motornya. Tak hanya itu, kejadian yang sama juga ternyata sering dialami oleh beberapa pengendara roda dua lainnya yang melintasi jalan itu.

“Benang layangannya jatuh, tidak terlihat juga. Lumayan tajam, sampai lapisan kaca spion saya terkelupas. Saya lihat, ada pengendara lain juga yang kena,” ujarnya.

Dirinya bersyukur, kejadian tersebut tidak sampai melukai dirinya. Namun beberapa pengendara, terlihat ada yang sampai terluka di dahi.

“Kalau saya lihat, ada yang sampai luka seperti di dahi. Ini sangat berbahaya juga kalau sampai tidak disadari kena leher,” tuturnya. (*/pojokjabar)