Ada 950 Koperasi Nonaktif di Cianjur

Koperasi di Tutup

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Dinas Koperasi (Diskop) dan UMKM Kabupaten Cianjur terus berupaya mengoptimalkan para pelaku Koperasi maupun UMKM. Salah satunya dengan memberikan pembinaan-pembinaan terhadap para pelaku koperasi dan UMKM yang ada di Kabupaten Cianjur. Namun, hanya sedikit koperasi yang aktif dan mampu mempertahankan eksistensinya di Kabupaten Cianjur.

Kepala Diskop dan UMKM Kabupaten Cianjur, Ridwan Ilyasin mengatakan, pembinaan-pembinaan yang akan terus dilakukan merupakan salah satu bentuk untuk meningkatkan para pelaku koperasi dan para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dengan diberikannya pembinaan baik di bidang produksi, kemitraan, sarana prasarana, maupun pemasaran.

“Mampu menjadi peningkatan para pelaku koperasi dan UMKM yang ada di Kabupaten Cianjur,” imbuhnya.

Ia menuturkan, dari keseluruhan data yang tersedia di tahun 2016 ini sebanyak 1.420 koperasi yang ada di Kabupaten Cianjur. Sayangnya, hanya sekitar 470 koperasi saja yang terdata aktif di Kabupaten Cianjur.


“Dari data tesebut kami masih mendata secara detail lagi, apakah masih ada koperasi yang aktif atau tidak. Kami akan terus berupaya untuk memberikan beragam kegiatan pembinaan baik terhadap pelaku koperasi maupun UMKM,” tuturnya.

Artinya, ada 950 koperasi yang tidak aktif di Cianjur. Diakui Ridwan, dari data tersebut koperasi yang tidak aktif akan dibekukan untuk sementara, sehingga koperasi yang jelas ada atau masih aktif akan ketahuan dan pembinaan pun akan lebih jelas tertuju.

“Semoga saja dengan didata secara detail lagi, diharapkan masih banyaknya koperasi yang masih aktif. Karena dengan banyaknya koperasi yang masih aktif justru akan terciptanya lapangan kerja bagi masyarakat, sehingga akan mengurangi angka kemiskinan khususnya di Kabupaten Cianjur ini,” lanjutnya.

Selain itu, dengan meningkatnya Koperasi maupun UMKM yang ada di Kabupaten Cianjur, otomatis akan terbukanya lapangan pekerjaan, sehingga hilangnya angka penganguran yang ada di Kabupaten Cianjur, dan perekonomian di Cianjur pun semakin meningkat lagi.

“Koperasi dan UMKM ini merupakan kewajiban kita bersama dalam mengembangkannya, baik untuk lini pemerintahan maupun masyarakat,” ujarnya.

(radar cianjur/ndk)