Rusak Hutan di Kawasan TNGGP, Wawan Dibui 1 Tahun Penjara

DIAMANKAN: Sejumlah petugas TNGGP hancurkan gubuk milik pelaku illegal logging di Kawasan Hutan TNGGP.

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Wawan Suherlan (32) warga Kampung Gunung Putri, Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman pidana penjara selama 1 tahun, dan denda sebesar Rp500.000.000 atas tindak pidana illegang logging.

Sebagaimana tertuang di dalam kutipan keputusan Pengadilan Negeri (PN) Cianjur Nomor 317/Pid.Sus/2015/ PN Cianjur.

Kepala Seksi TNGGP Wil 1 Cianjur Ardi Andono menjelaskan, terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja menguasai, dan memiliki hasil penebangan di kawasan hutan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).

“Terdakwa melakukan illegal logging di Blok Pasir Pogor Resort Gunung Putri. Sehingga pelaku dihukum pidana penjara 1 tahun dan denda Rp 500 juta, dengan ketentuan jika pidana denda tidak bisa dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan,” jelasnya.


Menurutnya, barang bukti yang berhasil diamankan yakni satu unit gubuk baru yang dibuat dari gubuk kayu rasamala, satu gubuk lama dari kayu rasamala, satu log kayu rasamala dengan diameter 30 cm serta panjang 1,5 meter, dan satu log kayu dengan diameter 25 cm dengan panjang 1,5 meter, satu buah golok, dan satu buah kampak.

“Tindakan pelaku ini melanggar pasal 12 huruf d dan pasal 83 ayat (1) huruf a UU Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan,” tuturnya.

Ardi berharap, tindakan pelanggaran hukum di kawasan TNGGP tak terulang lagi. Selain melanggar hukum, tindakan pengrusakan lingkungan dapat berakibat fatal.

“Diharapkan masyarakat bisa ikut bersama-sama menjaga kelestarian TNGGP,” tukasnya.

(radar cianjur/fhn)