Awas Coklat Isi Belatung, Ini Kata Disperindag Cianjur

Tersebarnya produk coklat Silver Queen berisi bilatung di media sosial.

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Tersebarnya produk coklat Silver Queen berisi bilatung di media sosial, akan membahayakan kesehatan para penikmat coklat tersebut. Itupun perlu menjadi perhatian pemerintah dalam hal pengawasan.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Cianjur, Judi Adi Nugroho mengungkapkan, pihaknya belum melakukan antisipasi lantaran di Cianjur belum ada laporan temuan potongan coklat berisi belatung.

“Tiga hari yang lalu kami telah turun ke lapangan, masuk ke beberapa toko belum ditemukan barang yang kadaluarsa atau laporan lainya, biasanya apabila ada belatung, berarti makanan tersebut sudah kadaluarsa atau membusuk,” terang Judi melalui sambungan telepon, Rabu (18/2/2016).

Lebih lanjut dia menjelaskan, kalaupun di beberapa daerah sudah ditemukan adanya kasus tersebut, maka diharapkan di Cianjur tidak ada ditemukan hal-hal seperti itu.

“Kami berharap mudah-mudahan di Cianjur tidak ada yang seperti itu,” harapnya.


Sebelumnya dikabarkan, beredar coklat setelah sekian banyak keluhan konsumen yang menemukan cacing di dalam potongan coklat Silver Queen, meskipun masa kadaluarsa masih jauh.

Hal ini membuktikan quality control Silver Queen yang buruk, sehingga banyak cacing yang ikut terproduksi dalam kemasan ataupun dalam proses pencetakan cokelat. Bahkan di Medan, cokelat Silver Queen sudah ditarik dari peredaran.

Sementara itu, menurut dr. Meta Kartikasari, kalaupun memang ada temuan kasus semacam itu, artinya makanan tersebut tak layak konsumsi karena sudah terkontaminasi. Efek yang paling cepat muncul bagi orang yang mengkonsumsi makanan tersebut akan berdampak pada saluran pencernaan seseorang.

“Salah satu gejala yang paling cepat muncul adalah mual muntah, kepala pusing, hingga mencret. Kalau gejala itu terus berlanjut, bisa mengakibatkan dehidrasi,” terang Meta.

Jika sudah merasa terkena gejala-gejala yang telah ia sebutkan sebelumnya, sambung Meta, menghindari gejala lainnya yang memperparah kondisi seseorang, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan ke tempat pelayanan kesehatan terdekat.

“Jangan tunggu kondisi memburuk. Apalagi jika sudah muncul gejala dehidrasi yang harusnya bisa dihindari. Tapi jika kondisinya tak kunjung membaik, layaknya segera minta ditangani oleh dokter,” imbuh Meta berpesan.

(radar cianjur/cr1/lan)