Ada Fakta Mengejutkan di Pisah-Sambut Danyonif 300/Raider Cianjur

KOMPAK: Mayor Inf Fikri Ferdian (kiri) resmi menjabat sebagai Danyon 300/ Raider menggantikan Mayor Inf Dody Triyo Hadi setelah menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Rabu (10/2).

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Selama kurun waktu kurang lebih 15 bulan, Mayor Inf Dody Triyo Hadi menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri 300/Raider Banjar Kedaton (Yonif 300/Raider). Ia secara resmi menyerahkan jabatan tersebut kepada Mayor Inf Fikri Ferdian, melalui upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dilangsungkan, Rabu (10/2) lalu.

Dalam upacara sertijab yang bertempat lapangan Brajawijaya, Komplek Markas Komando (Mako) 300/Raider, Jalan Aria Wiratanudatar, Karangtengah, Cianjur itu, turut menghadirkan Panglima Daerah Militer (Pangdam) III Siliwangi, Mayjen TNI Hadi Prasojo selaku inspektur upacara seraya memimpin sertijab secara langsung.

“Pada saat itu pembentukan satuan Raider yang pertama pada tahun 2003. Selama kurang lebih 18 bulan, mulai dari awal 2004 hingga pertengahan 2005, kami sama-sama bertugas sebagai Danton dan sama-sama menumpas Gerakan Aceh Merdeka,” kenang Dody yang diwawancarai Radar Cianjur, usai melangsungkan upacara sertijab.

Lanjut Dody, ia pun memaparkan, saat itu ia bertugas di Batalyon 412/Raider, sementara rekannya, Fikri bertugas di Batalyon 900/Raider. Mereka pun dinyatakan tuntas menunaikan tugasnya setelah Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dapat dihentikan, hingga menghasilkan Perjanjian Helsinki pada tahun 2005 lalu.


“Berkat tekanan yang kami berikan, akhirnya pada saat itu mereka mau diajak berunding, hingga tercetuslah Perjanjian Helsinki yang mengikat kelompok tersebut untuk tidak melakukan perlawanan bersenjata,” papar Dody.