Duh… Banyak Pelajar Cianjur Gabung Geng Motor

geng motor
Ilustrasi Geng Motor di Bogor.

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Hampir di setiap malam akhir pekan atau malam jelang hari libur lainnya, Cianjur kerap dipenuhi sekelompok anak muda yang mengendarai sepeda motor secara beriringan, lalu nongkrong hingga tak jarang berbuat onar dan meresahkan masyarakat.

Tak cukup sampai di situ, sekelompok remaja itu kerap kali berkonvoi, berkeliling Cianjur seraya membuat gaduh dengan suara knalpot sepeda motornya layaknya geng motor. Seringkali terjadi cekcok hingga baku hantam akibat permasalahan yang dianggap sepele.

Menanggapi hal tersebut, pemerhati pendidikan Cianjur, Yudi Supriadi menjelaskan, perlunya zona, sarana dan prasarana untuk para remaja, khususnya para pelajar tersebut mengekspresikan dirinya. Hal tersebut dipandang sangat penting guna membangun karakter.

“Saya yakin, mereka bukan tidak mampu untuk melakukan hal lainnya, tapi tidak mau. Supaya mereka mau, harus dibuka, sehingga sarana dan prasarana yang dibutuhkan tertanggulangi untuk mereka,” papar Wiro, sapaan akrab Yudi.


Masih kata Wiro, jika mampu difasilitasi dengan baik, bukan tidak mungkin banyak pelajar justru memilih untuk bergabung dengan geng motor sehingga meresahkan masyarakat.

“Padahal kalau potensi mereka digali lebih dalam, mereka sangat bisa menghasilkan inovasi dan karya nyata yang berguna bagi masyarakat,” imbuhnya.

Untuk lembaga pendidikan seperti sekolah, harusnya seorang tenaga pengajar melakukan inovasi dalam proses pembelajarannya.

“Siswa datang dari rumah, datang ke sekolah dengan motif ingin belajar. Tapi karena gurunya kurang inovatif, para siswa jadi tidak betah,” pungkasnya.

(radar cianjur/lan)