95 Persen Bangunan di Lingkungan Kemenag Cianjur Rusak

Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Saganten Sindangbarang Cianjur Selatan ambruk

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Dibiarkan lapuk, Bangunan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Saganten Sindangbarang Cianjur Selatan ambruk, Selasa (2/2/2016).

Sebelumnya, tahun 2013 lalu pihaknya telah mengusulkan, jika kondisi bangunan sekolahnya sudah lapuk ke pemerintah pusat (Kementerian Agama), melalui Kemenag Kabupaten Cianjur untuk segera ditidaklanjuti, namun hal itu tidak terealisasikan.

“Dulu pernah dari Kantor Wilayah Perwakilan Kementerian Keuangan Pusat datang ke sini bersama Kemenag Kabupaten Cianjur, mengecek lokasi untuk segera dilakukan perehaban gedung. Mengingat banyak sekali yang rusak pada waktu itu dan belum ada yang ambruk seperti sekarang. Alhasil hingga sekarang belum terealisasikan,” ujar Kepala MTsN Saganten, Wahid Ali.

Kasi Madrasah dan Pendidikan Agama Kemenag Kabupaten Cianjur, Tavip Supriadi membenarkan, belum terealisasinya perbaikan bangunan MTsN Saganten tersebut. Menurutnya semua kewenangan berada di Kemenag Pusat dan Kementerian Keuangan selaku pemegang pengeluaran anggaran.


Sedangkan Kemenag daerah bertindak hanya menampung semua proposal pengajuan dari tiap-tiap sekolah.

“Kami di sini tidak bisa berbuat banyak karena segala kebijakan itu semua tergantung dari pemerintah pusat,” terang Tavip.

Dijelaskanya, lembaga pendidikan khususnya di lingkungan Kemenag Kabupaten Cianjur yakni sebanyak 550 lembaga, mulai dari RA, MI, MTsN/MTs dan MA. Sarana pendidikan rusak mencapai 95 persen, mulai dari rusak ringan dan rusak berat.

“Hampir setiap wilayah mengalami hal yang sama. Namun yang paling banyak di daerah Cianjur Selatan, seperti Cikadu, Tanggeung, Sindangbarang, Agrabinta dan Campaka. Sedangkan untuk Cianjur Utara daerah Cipanas,” jelasnya.