Penutupan Pendakian TNGGP Diperpanjang

belasan pendaki gunung gede pangrango sukabumi berhasil dievakuasi (ilustrasi)
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKJABAR.com, CIANJUR- Balai Besar TNGGP Cibodas untuk sementara menutup jalur pendakian menuju kawasan Gunung Gede Pangrango, dengan waktu yang belum ditentukan akibat cuaca sangat ekstrim.

Kepala Balai TNGGP Herry Subagdiadi menjelaskan, akibat kondisi cuaca yang semakin tidak menentu dan kemarau yang berkepanjangan, mengakibatkan keringnya serasah termasuk vegetasi hutan yang berpotensi terjadinya kebakaran hutan.

“Penutupan kegiatan pendakian TNGGP diperpanjang sampai dengan waktu yang belum ditentukan, tergantung situasi dan kondisi di lapangan,” jelasnya.

Menurutnya, seharusnya tanggal 31 Agustus ini pendakian dibuka kembali karena sudah ditutup sejak 18 Juni lalu. Namun karena melihat kondisi, penutupan akan diperpanjang.


Terlebih, berdasarkan informasi dari BMKG Pusat kekeringan saat ini dipengaruhi fenomena alam elnino, sehingga memicu kemarau ekstrim dan mencapai puncaknya pada Oktober 2015.

“Akibatnya, selain rawan kebakaran sumber air yang berada di Puncak Gunung Gede, dan Alun – alun Suryakencana tidak ada ketersediaan air bagi pengunjung,” jelasnya.

Tak pelak, kondisi ini membuat siapapun pendakinya berbahaya dan bisa juga membahayakan areal kawasan. Lantaran, kekeringan ini membuat lahan kering.

“Kami akan terus pantau areal kawasan, jangan sampai ada pendaki yang masuk secara ilegal. Ini demi keselamatan kita bersama,” tandasnya. (fhn/dep)