Agustus, Kerugian Akibat Kecelakaan Membengkak, Ini Penyebabnya

Kecalakaan bus di tol Cipali
Kecalakaan bus di tol Cipali
Ilustrasi

POJOKJABAR.COM, CIANJUR-Tren kecelakaan (laka) lalu-lintas (lantas) di Kabupaten Cianjur terbilang unik. Dari tahun ke tahun, jumlah kejadian laka terbanyak selalu terjadi di Agustus. Bulan kemerdekaan bangsa Indonesia ini selalu diwarnai dengan laka beruntun yang kerap terjadi di wilayah Puncak, Cipanas.

Apabila berkaca pada Juli 2015, angka laka di Agustus 2015 mengalami kenaikan yang signifikan. Pada Juli 2015, angka laka hanya mencapai 21 kejadian. Sedangkan pada Agustus 2015, angka laka mencapai 36 kejadian.

Nominal 36 itu, tak berbeda jauh dengan angka laka Agustus 2014 dengan besaran jumlah kejadian 37. Namun, ada perbedaan yang relatif jauh pada nominal akumulatif kerugian di Agustus 2015. Pada Agustus 2014 nominal kerugian mencapai Rp40.200.000 dan tak berbeda jauh dengan Juli 2014 dengan nominal Rp46.300.000.

Pada Agustus 2015, kerugian materi yang harus diderita Cianjur mencapai Rp195.600.000.


Kanit Laka Satlantas Polres Cianjur, Iptu Tenda Sukendar memaparkan, penyebab membengkaknya jumlah kerugian akibat momen kemerdekaan RI.

Hal itu imbas dari sejumlah hari libur dan aktifitas masyarakat yang berpergian. Sedangkan jumlah kerugian yang ditaksir berangkat dari jenis kecelakaan.

“Semakin banyak kejadian laka beruntun, maka semakin besar kerugian materinya,” ujar Tenda kepada Radar Cianjur (Grup Pojoksatu).

Pada Juli 2015, lokasi laka terbanyak berasal dari ruas jalan Cianjur-Bandung yaitu Ciranjang. Sedangkan pada Agustus 2015, jumlah laka didominasi ruas Cianjur-Bogor dari jalur Puncak. (yaz/dep)