Dua Kedusunan Krisis Air Bersih

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKJABAR.id, CIANJUR– Sedikitnya dua kedusunan di Desa Cikanyere, Kecamatan Sukaresmi, mengalami kekurangan air. Pasalnya sungai yang biasa mereka manfaatkan dalam kondisi kering.

Yayan (35) warga setempat menuturkan, sejak beberapa hari yang lalu warga kekurangan air untuk mandi, masak, bahkan untuk mengairi sawah.

“Saya mempunyai beberapa petak sawah di belakang. Saya berpikir dari pada ke sawah mending digunakan untuk mandi atau mencuci,” akunya.

Meskipun begitu, katanya, untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, sejumlah warga terpaksa harus membeli air galon untuk kebutuhan minum.


“Saya sangat mengharapkan sekali pemerintah bisa menangani permasalahan ini,” katanya.

Sekretaris Desa Cikanyere, Toto Sujipto menjelaskan, kondisi sumur sebagai sumber air bersih warga di dusun II dan III saat ini dalam keadaan kering. Saking mengeringnya, sawah milik para petani banyak yang tidak tersentuh air.

“Sumur warga dengan kedalaman tujuh meter mulai kering, akhirnya warga menggunakan air sungai untuk sekedar mencuci atau mandi,” jelasnya.

Menurutnya, terdapat sekitar lima hektar sawah di Desa Cikanyere saat ini mulai kekeringan. Akan tetapi pihaknya lebih memprioritas kebutuhan air untuk warga.

“Kami sangat mengharapkan ada penyelesaian untuk menjawab keluhan warga ini, karena kami juga bingung untuk menyikapinya,” ungkapnya.(fhn/dep)