Trantib Kecamatan Minim Personel

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKJABAR.id, CIANJUR-Kurangnya personel kerap kali dikeluhkan seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Cianjur. Sejatinya di beberapa kawasan strategis, semacam pusat kota, perlu ditempatkan sejumlah petugas yang cukup dan kompeten agar pelayanan menjadi tak terganggu, serta ketentraman dan ketertiban umum dapat tetap terpelihara.

Selain menjaga dan memelihara ketertiban umum, perwakilan Satpol PP Kabupaten ini juga memiliki tugas sebagai Penegak Perda serta Pelindung Masyarakat (Linmas). Kasi Trantibum Kecamatan Cianjur, Otang Supriatna mengaku, seringkali kewalahan ketika harus melakukan beberapa tugas secara bersamaan.

“Idealnya satu kecamatan itu ditempatkan sepuluh hingga 15 petugas. Jadi ketika ada potensi huru-hara, gangguan ketertiban dan pelanggaran lainnya kami dapat melakukan tugas kami dengan baik. Ada pembagian tugas yang baik pula,” ungkap Otang kepada Radar Cianjur (Grup Pojoksatu), Kamis (27/8/2015).

Masih kata Otang, pihaknya melihat di sejumlah daerah Kabupaten Cianjur kebanyakan hanya memiliki dua sampai tiga personil Satpol PP.


“Kami memiliki moto, memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat. Karena itu, kami perlu faktor pendukung lainnya agar pelayanan dapat berjalan dengan maksimal,” imbuhnya.

Otang juga hingga kini masih berkonsultasi dengan pihak Satpol PP Provinsi Jawa Barat untuk mengupayakan penambahan personel tersebut.

“Berdasarkan peraturan yang berlaku, untuk skala kota potensial semacam Cianjur, memang dipandang sangat dibutuhkan tenaga tambahan agar pelayanan terhadap masyarakat dapat diselenggarakan dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab,” harap Otang. (cr2/dep)